Category: Berita

Disdikbud Banda Aceh Mulai Persiapkan Bahasa Aceh sebagai Mata Pelajaran

BANDA ACEH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banda Aceh mempersiapkan Bahasa Aceh menjadi mata pelajaran untuk siswa sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP).  Dinas ini mendukung usulan yang disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh beberapa hari lalu. “Memang kita Disdikbud sedang mempersiapkan ke arah itu,” kata Kepala Disdikbud Banda Aceh, Sulaiman Bakri, saat dikonfirmasi AJNN, Sabtu, 27 April 2024. Sulaiman menyampaikan pengusulan Bahasa Aceh menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah sangat sesuai dengan Program Kurikulum Merdeka. Langkah ini tentu memberikan ruang kearifan lokal daerah untuk dipelajari siswa.

 

Dia bahkan mengaku bahwa Disdikbud Banda Aceh beberapa waktu lalu meluncurkan Program Gerakan Sehari Berbudaya Pasti Aceh (Sedati Aceh). Runtunan tersebut diterapkan di semua satuan pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, maupun SMP.

“Kita terus manfaatkannya ruang kearifan lokal tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, menjadikan Bahasa Aceh sebagai mata pelajaran di sekolah, kata Sulaiman, harus dibarengi dengan mempersiapkan semua kebutuhan pembelajaran. Mulai dari guru bidang studi dan materi pembelajaran.

Termasuk juga adanya pengakuan jam mengajar bagi guru yang bersangkutan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hal ini agar beban kerja mengajar dapat dihitung untuk guru.

Sulaiman mengatakan saat ini Disdikbud Banda Aceh memulai program tersebut, dengan mengintegrasikan pendidikan kearifan lokal itu ke dalam semua mata pelajaran yang sesuai dengan pokok bahasa. 

Sebelumnya diberitakan, Anggota DPRK Banda Aceh, Mursiadi, mendesak Disdikbud mewajibkan mata pelajaran Bahasa Aceh untuk siswa SD maupun SMP. 

Menurut Musriadi, peranan bahasa daerah dalam kehidupan bermasyarakat sangat penting bagi umat manusia, yaitu sebagai alat untuk berkomunikasi.

“Bahasa Aceh sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia juga berperan dalam kegiatan interaksi sosial masyarakatnya,” kata Musriadi, Kamis, 25 April 2024. 

Dia menyampaikan, penerapan mata pelajaran itu penting karena Bahasa Aceh merupakan salah satu unsur kebudayaan daerah. Selain itu Bahasa Aceh menjadi sarana identitas nasional dan perlu dibina, dikembangkan serta diwariskan. 

Pembinaan dan pengembangannya dapat dilakukan melalui pendidikan dan pengajaran. Bahasa Aceh juga dapat dikembangkan melalui media massa dan masyarakat.

Secara umum penggunaan bahasa Aceh, menurut Musriadi, mengalami penurunan. Generasi muda kota dinilai banyak yang tidak menggunakan bahasa daerah dalam pembicaraan sehari-hari. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengancam eksistensi bahasa.

“Bahasa adalah identitas, termasuk Bahasa Aceh. Identitas itu penting diselamatkan dengan cara dimasukkan ke kurikulum dan diajarkan kepada anak-anak sekolah,” kata Musriadi. (ajnn.net)

Festival Panen Hasil Belajar Program Guru Penggerak Angkatan 9

Banda Aceh – Festival panen hasil belajar Program Guru Penggerak Angkatan 9 dilaksanakan di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh pada hari Sabtu 27 April 2024.

Kegiatan yang dibuka oleh staf ahli Pemko Banda Aceh Iskandar S.Sos M.Si yang didampingi oleh Kadisdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd, Kacabdin Banda Aceh – Aceh Besar Syarwan Joni S.Pd M.Pd, dan juga ketua MPD Salman Ishak.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penabuhan rapai dan setelah pembukaan dilanjutkan dengan mengunjungi stand pameran yang menampilkan gelar karya guru penggerak Kota Banda Aceh mulai jenjang TK, SD, SMP dan SMA.

Penutupan dan Hasil Lomba FLS2N Jenjang SD Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menutup kegiatan FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) jenjang SD tingkat Kota Banda Aceh bertempat di Aula Tekkomdik Kota Banda Aceh (25/04/2024).

Turut hadir Kabid Pembinaan SD, Kabid Pembinaan SMP, Kabid Kebudayaan, Kabid PAUD dan Pendidkan Non Formal, dan Kabid GTK.

Dalam arahannya, Kadis Dikbud Kota Banda Aceh pada acara penutupan sekaligus pengumuman pemenang lomba menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi hasil kerja keras para peserta lomba dan juga kepala sekolah serta guru pendamping siswa.

Menurutnya, tanpa ada dukungan dan bimbingan yang maksimal dari kepala sekolah dan guru pendamping bisa dipastikan para peserta lomba tidak akan menampilkan penampilan terbaik mereka.

Ia juga berpesan kepada para juara agar tidak merasa puas dengan pencapaian tingkat kota, karena target utama dari seleksi FLS2N bisa menembus dan menang di tingkat nasional.

Menyanyi Solo
– Juara I SD Karya Budi
– Juara II SD Negeri 54
– Juara III SD Methodist

Gambar Bercerita
– Juara I SD Negeri 24
– Juara II SD Negeri 53
– Juara III SD Negeri 3

Seni Tari
– Juara I SD Negeri 53
– Juara II SD Negeri 3
– Juara III SD Negeri 26

Pantomim
– Juara I SD Negeri 1
– Juara II SD Negeri 26
– Juara III SD Negeri 12

Kriya
– Juara I SD Negeri 53
– Juara II SD Negeri 33
– Juara III SD Negeri 50

FLS2N Jenjang SD Tingkat Kota Banda Aceh 2024

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh kembali menyelenggarakan kegiatan seleksi FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) 2024 jenjang SD tingkat Kota Banda Aceh yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh di Aula Tekkomdik Banda Aceh (25/04/2024).

Zulfani MJ S.Pd M.Si selaku ketua panitia menyebutkan kegiatan ini berlangsung secara luring selama dua hari kedepan (25-26 April 2024).

Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd dalam sambutannya mengingatkan kepada kepala sekolah bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar acara tahunan, tetapi harus menjadi ajang pencarian talenta berbakat yang akan mewakili dan mengharumkan nama Kota Banda Aceh nantinya.

Ia juga menambahkan jika target utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh bukan hanya untuk meraih kemenangan di tingkat provinsi maupun nasional, tetapi untuk memompa kreativitas siswa di sekolah secara berkelanjutan.

Kadisdikbud juga mengharapkan agar juri bebas menilai siswa yang dinilai betul-betul siap dan mampu untuk mewakili Kota Banda Aceh ke tingkat Provinsi Aceh tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Cabang yang dilombakan ada enam cabang diantaranya
– Menyanyi Solo diikuti 16 peserta
– Seni Tari diikuti 13 tim
– Gambar Bercerita diikuti 23 peserta
– Pantomim diikuti 10 tim, dan
– Kriya diikuti 7 peserta.

Dari hasil seleksi ini akan diambil dua terbaik masing-masing cabang lomba untuk mewakili Kota Banda Aceh di tingkat Provinsi Aceh.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, FLS2N adalah sebuah ajang talenta di bidang seni budaya bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar, menengah, dan SLB (Sekolah Luar Biasa). Ajang FLS2N ini diselenggarakan secara bertingkat mulai dari daerah hingga nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi di Indonesia.

Mekanisme bertingkat tersebut merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan yang sama dan adil bagi peserta didik di seluruh Indonesia untuk berprestasi dan menjadi bibit-bibit talenta potensial.

Disdikbud Menerima Kunjungan Komisi C DPRD Kota Binjai

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menerima Kunjungan Kerja DPRD Kota Binjai yang diterima langsung oleh Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh beserta para kabid di ruang kerja Kepala Dinas (24/04/2024).

Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menyambut baik kedatangan rombongan DPRD Kota Binjai dari Komisi C yang diketuai Yudi Pranata SH M.Kn dan wakilnya Zainal Abidin Nasution dan 7 anggota lainnya yang akan akan saling berbagi informasi tentang perkembangan pendidikan serta mekanisme PPDB Online yang diterapkan di Kota Banda Aceh.

Diskusi tersebut juga mencakup tentang pelaksanaan PPDB Sistem Zonasi, yang dianggap Disdikbud Kota Banda Aceh berhasil melaksanakan dengan baik tanpa ada kendala yang berarti.

Diakhir pertemuan Sulaiman Bakri mengucapkan terima kasih kepada para tamu DPRD Kota Binjai yang telah menyambangi Disdikbud Kota Banda Aceh, mudah-mudahan pertemuan ini membawa keberkahan dan kemajuan pendidikan dari kedua kota ini.

Penutupan dan Hasil Lomba FLS2N Jenjang SMP Tingkat Kota Banda Aceh 2024

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menutup kegiatan FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) jenjang SMP tingkat Kota Banda Aceh bertempat di Aula Tekkomdik Kota Banda Aceh (24/04/2024).
 
Dalam arahannya, Kadis Dikbud Kota Banda Aceh pada acara penutupan sekaligus pengumuman pemenang lomba menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi hasil kerja keras para peserta lomba dan juga kepala sekolah serta guru pendamping siswa. Menurutnya, tanpa ada dukungan dan bimbingan yang maksimal dari kepala sekolah dan guru pendamping bisa dipastikan para peserta lomba tidak akan menampilkan penampilan terbaik mereka.
 
Ia juga berpesan kepada para juara agar tidak merasa puas dengan pencapaian tingkat kota, karena target utama dari seleksi FLS2N bisa menembus dan menang di tingkat nasional.
 
Berikut pemenang dari tiap mata lomba:
Menyanyi Solo
– Juara 1 SMP Methodist Banda Aceh
– Kelly Michelle Kurniawan
 
– Juara 2 SMP Negeri 1 Banda Aceh
– Fathiya Nurul Jannah
 
– Juara 3 SMP Negeri 3 Banda Aceh
– NISAUL LUDFA
 
Tari Kreasi
– Juara 1 SMP Negeri 1 Banda Aceh
– Syifa Aliyyah
– Raihana Akifa Naila
– Fhira Khairin Husna
 
– Juara 2 SMP Negeri 6 Banda Aceh
– Naifah Nazira
– Azimatul Farras
– Najla Shafira
 
– Juara 3 SMP Negeri 8 Banda Aceh
– ZHASKYA RAHAYU
– SARTIKA
– RAUZATUL NISA
 
Ilustrasi
– Juara 1 SMP IT Nurul Ishlah Banda Aceh
– Hamza Deleonart
 
– Juara 2 SMP Negeri 10 Banda Aceh
– Larisa Acintya Humaimah
 
– Juara 3 SMP Negeri 17 Banda Aceh
– MARSA QOIS SORAYA
 
Kreativitas Musik Tradisional
– Juara 1 SMP Negeri 6 Banda Aceh
– Muhammad Razi Kamarur
– Nadhifa Dhamira
– Nadhif Raden Arham
– Neysa Azalea Raveena
– Teuku M Izzan
 
– Juara 2 SMP Negeri 8 Banda Aceh
– ALDI WIYANDA
– ARYASUTA DIRGANTARA RAHMADANY
– FACHRIAN JUANDA
– MUHAMMAD HAFIZD
– MUHAMMAD NABIL
 
– Juara 3 SMP Negeri 4 Banda Aceh
– Jova Rivandy
– Raffazha Ar-Rafif R N
– Raihan Asmi
– Teuku Mirza Azzaky
 
Pantomim
– Juara 1 SMP Negeri 6 Banda Aceh
– Ghiffar Atthariq
– Muhammad Aqil Syarazi
 
– Juara 2 SMP Negeri 13 Banda Aceh
– Akbar Maulana
– Fahmul Aulia
 
– Juara 3 SMP Negeri 10 Banda Aceh
– MUHAMMAD AULIA ‘AZIS
– ZAKI AL-MURTADHA
 
Musik Ensambel Campuran
– Juara 1 SMP Negeri 3 Banda Aceh
– Almyra Yunika Putree
– Ovie Olivia
– Rasyaa Rino Pratama
 
– Juara 2 SMP Negeri 10 Banda Aceh
– Faris Al Khalish
– Harris Zahid Mubarak
– Ziggy Lucky Pratama
 
– Juara 3 SMP Negeri 1 Banda Aceh
– MUHAMMAD YAFI’ CHICO AGATHA
– RAISHA PUTRI AZHAR
– VALLERY FEBRAN BIRUNI

Disdikbud Terima Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Kota Padang

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menerima Kunjungan Kerja DPRD Kota Padang yang diterima langsung oleh Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh beserta para kabid di ruang kerja Kepala Dinas (24/04/2024).

Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menyambut baik kedatangan rombongan anggota DPRD Kota Padang dari Komisi I yang berjumlah 6 orang yang tentunya akan saling berbagi informasi tentang perkembangan pendidikan.

Komisi I yang berhadir ke Kota Banda Aceh
– Zulhardi Z Latif SH. MM
– Mastilizal Aye SH
– Donal Ardi
– Pun Ardi S. Ag
– Mukhlis SE

Diskusi yang berlangsung itu berfokus pada pembahasan strategi dan langkah-langkah konkret untuk penanganan kekerasan pada lingkungan satuan pendidikan di Kota Banda Aceh sebagai terapan dari Permendikbudristek nomor 45 tahun 2023.

Diskusi tersebut juga mencakup tentang pelaksanaan PPDB Sistem Zonasi, yang dianggap Disdikbud Kota Banda Aceh berhasil melaksanakan dengan baik tanpa ada kendala yang berarti.

Diakhir pertemuan Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd mengucapkan terima kasih kepada para tamu DPRD Kota Padang yang telah menyambangi Disdikbud Kota Banda Aceh, mudah-mudahan pertemuan ini membawa keberkahan dan kemajuan pendidikan di kedua kota ini.

DWP Kota Banda Aceh Gelar Halal Bihalal

Banda Aceh – Dewan Wanita Persatuan Kota Banda Aceh menyelenggarakan Halal Bihalal di Gedung Mawardi Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Selasa, 23 April 2024.

Turut hadir Penasehat DWP Kota Banda Aceh Ny Wardiati, Pj Ketua DWP Kota Ny Yusnita, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRK beserta Pengurus dan Anggota, Ketua Dharma Wanita Persatuan OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, dan pengurus dan anggota DWP Kota Banda Aceh.

Dalam acara tersebut juga diumumkan pemenang Award Kartini DWP Kota Banda Aceh kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dianggap aktif dalam melakukan kegiatan di organisasi DWP.

Penasehat DWP Kota Banda Aceh Ny Wardiati mengatakan kegiatan Arisan rutin ini menjadi media silaturahmi, untuk terus bersyukur kepada Allah SWT, sekaligus melakukan koreksi dan evaluasi atas segala pencapaian DWP.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk terbentuknya DWP Kota Banda Aceh yang solid. Ibu-ibu sebagai Anggota Dharma Wanita mempunyai tugas ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga, dan juga sebagai pendamping suami yang harus menunjang tugas dan karirnya,” jelasnya.

Sebagai organisasi kemasyarakatan, kata Wardiati, DWP yang beranggotakan istri-istri Pegawai Aparatur Sipil Negara dituntut bukan hanya menopang keberhasilan tugas suami, tapi juga harus dapat menjadi motor penggerak bagi organisasi-organisasi wanita lainnya.

“Saya berharap kepada seluruh anggota DWP Kota Banda Aceh dapat mengaktualisasikan dirinya dalam membantu program pemerintah diantaranya gerakan ketahanan pangan, gerakan hidup sehat dan Keharmonisan rumah tangga,” katanya.

Sebelumnya, Pj Ketua DWP Kota Yusriati mengungkapkan Kota Banda Aceh sebagai ibukota provinsi terus berubah sesuai perkembangan zaman.

“Setiap persoalan tentu membutuhkan penanganan yang tepat dan semua itu dapat dicapai dengan adanya kemantapan tekad untuk melakukan “perubahan besar” atau big move,” jelasnya.

Tepat di 22 April 2024, kata Yusnita. Kota Banda Aceh diperingati hari jadinya dan tahun ini telah memasuki usia ke-819.

“Perlu upaya kolektif untuk mendorong Kota Banda Aceh menuju masa depan yang lebih cerah dan inklusif. Termasuk salah satunya peran dari para anggota DWP Kota Banda Aceh yaitu dengan terlibat dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Mari kita terus bekerja keras, bergandengan tangan, dan saling mendukung untuk mewujudkan cita-cita luhur bagi kebaikan Kota Banda Aceh,” ungkapnya. (bandaacehkota.go.id)

DWP Disdikbud Kota Banda Aceh Raih Juara I Kartini Award

Banda Acèh – Paduan Suara Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mendapat kehormatan mengisi acara di Halal bil Halal DWP Kota Banda Acèh yang dilaksanakan di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh (23/04/2024).

Paduan suara DWP Disdikbud membawakan Mars Dharma Wanita, Ibuku Kartini dan di akhir acara membawakan Himne HUT Kota Banda Aceh.

Turut hadir Penasehat DWP Kota Banda Aceh Ny Wardiati, Pj Ketua DWP Kota Ny Yusnita, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRK beserta Pengurus dan Anggota, Ketua Dharma Wanita Persatuan OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh, dan pengurus dan anggota DWP Kota Banda Aceh.

Dalam acara tersebut juga diumumkan pemenang Award Kartini DWP Kota Banda Aceh kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dianggap aktif dalam melakukan kegiatan di organisasi DWP.

– Juara 1 DWP Disdikbud Kota Banda Aceh
– Juara 2 DWP Dinas Syariat Islam Banda Aceh
– Juara 2 DWP Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh

Penasehat DWP Kota Banda Aceh Ny Wardiati mengatakan kegiatan Arisan rutin ini menjadi media silaturahmi, untuk terus bersyukur kepada Allah SWT, sekaligus melakukan koreksi dan evaluasi atas segala pencapaian DWP.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk terbentuknya DWP Kota Banda Aceh yang solid. Ibu-ibu sebagai Anggota Dharma Wanita mempunyai tugas ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga, dan juga sebagai pendamping suami yang harus menunjang tugas dan karirnya,” jelasnya.

Sebagai organisasi kemasyarakatan, kata Wardiati, DWP yang beranggotakan istri-istri Pegawai Aparatur Sipil Negara dituntut bukan hanya menopang keberhasilan tugas suami, tapi juga harus dapat menjadi motor penggerak bagi organisasi-organisasi wanita lainnya.

“Saya berharap kepada seluruh anggota DWP Kota Banda Aceh dapat mengaktualisasikan dirinya dalam membantu program pemerintah diantaranya gerakan ketahanan pangan, gerakan hidup sehat dan Keharmonisan rumah tangga,” katanya.

Sebelumnya, Pj Ketua DWP Kota Yusriati mengungkapkan Kota Banda Aceh sebagai ibukota provinsi terus berubah sesuai perkembangan zaman.

“Setiap persoalan tentu membutuhkan penanganan yang tepat dan semua itu dapat dicapai dengan adanya kemantapan tekad untuk melakukan “perubahan besar” atau big move,” jelasnya.

Tepat di 22 April 2024, kata Yusnita. Kota Banda Aceh diperingati hari jadinya dan tahun ini telah memasuki usia ke-819.

“Perlu upaya kolektif untuk mendorong Kota Banda Aceh menuju masa depan yang lebih cerah dan inklusif. Termasuk salah satunya peran dari para anggota DWP Kota Banda Aceh yaitu dengan terlibat dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Mari kita terus bekerja keras, bergandengan tangan, dan saling mendukung untuk mewujudkan cita-cita luhur bagi kebaikan Kota Banda Aceh,” ungkapnya.

FLS2N Jenjang SMP Tingkat Banda Aceh 2024 Dibuka

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan seleksi FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) 2024 jenjang SMP tingkat Kota Banda Aceh yang dibuka di Aula Tekkomdik Banda Aceh (23/04/2024).

Lia Mutia S.Pd selaku ketua panitia menyebutkan kegiatan ini berlangsung secara luring selama dua hari kedepan (23-24 April 2024).

Cabang yang dilombakan ada enam cabang diantaranya
– Menyanyi Solo diikuti 26 peserta
– Tari Kreasi diikuti 12 tim
– Ilustrasi diikuti 11 peserta
– Kreativitas Musik Tradisional diikuti 4 tim
– Ansambel Musik Campuran diikuti 4 tim, dan
– Pantomim diikuti 6 tim.

Dari hasil seleksi ini akan diambil dua terbaik masing-masing cabang lomba untuk mewakili Kota Banda Aceh di tingkat Provinsi Aceh.

Perlu diketahui, FLS2N adalah sebuah ajang talenta di bidang seni budaya bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar, menengah, dan SLB (Sekolah Luar Biasa). Ajang FLS2N ini diselenggarakan secara bertingkat mulai dari daerah hingga nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi di Indonesia. Mekanisme bertingkat tersebut merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan yang sama dan adil bagi peserta didik di seluruh Indonesia untuk berprestasi dan menjadi bibit-bibit talenta potensial.

Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd dalam sambutannya mengharapkan kepada seluruh peserta agar bersaing secara sportif dan meminta kepada seluruh kepala sekolah agar membimbing siswa secara maksimal sehingga siswa dapat menampilkan hasil yang terbaik.

Ia juga mengharapkan agar juri bebas menilai siswa yang dinilai betul-betul siap dan mampu untuk mewakili Kota Banda Aceh ke tingkat Provinsi Aceh tanpa ada intervensi dari pihak manapun.