Keluarga Besar Disdikbud Kota Banda Aceh Siap Mendukung Kota Banda Aceh Meraih Adipura Kencana 2026

Keluarga Besar Disdikbud Kota Banda Aceh Siap Mendukung Kota Banda Aceh Meraih Adipura Kencana 2026

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, melakukan monitoring ke sekolah-sekolah dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Banda Aceh meraih penghargaan Adipura Kencana Tahun 2026, Selasa (3/11/2026).

Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam memastikan lingkungan satuan pendidikan tetap bersih, sehat, indah, dan tertata dengan baik. Kesiapan tersebut mencakup kebersihan lingkungan sekolah, pengelolaan sampah, penataan taman, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan warga sekolah.

Salah satu sekolah yang dikunjungi adalah SD Negeri 27, pada kesempatan tersebut Sulaiman Bakri menyampaikan bahwa keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Kota Banda Aceh meraih Adipura Kencana Tahun 2026. Ia mengajak seluruh satuan pendidikan untuk berperan aktif menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia juga menegaskan bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman bukan semata-mata untuk mendukung penilaian Adipura Kencana, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter dalam menanamkan kesadaran dan tanggung jawab peserta didik terhadap lingkungan.

Melalui monitoring ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan terus meningkatkan kesiapan dan konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh optimistis dapat berkontribusi dalam mewujudkan Kota Banda Aceh yang bersih, hijau, dan berkelanjutan serta meraih Adipura Kencana Tahun 2026.

SD Negeri 66 dan SMP Negeri 10 Banda Aceh Raih Juara Umum Sekolah pada National Olympiad of Academic (NOA) Tahun 2026

BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kota Banda Aceh. SD Negeri 66 Banda Aceh dan SMP Negeri 10 Banda Aceh berhasil meraih predikat Juara Umum Sekolah pada ajang National Olympiad of Academic (NOA) Tahun 2026.
‎
‎Keberhasilan ini menjadi bukti nyata semangat, kerja keras, dan dedikasi para peserta didik, guru, serta seluruh keluarga besar sekolah dalam mengembangkan potensi dan prestasi akademik.
‎
‎Dalam ajang bergengsi tersebut, SD Negeri 66 Banda Aceh berhasil mengumpulkan total 81 medalist, sementara SMP Negeri 10 Banda Aceh sukses meraih total 75 medalist. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menunjukkan kualitas dan daya saing peserta didik Kota Banda Aceh di tingkat nasional.
‎
‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri, S. Pd, M. Pd, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada SD Negeri 66 Banda Aceh dan SMP Negeri 10 Banda Aceh atas pencapaian luar biasa tersebut.
‎
‎Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan potensi peserta didik, serta melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
‎
‎Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi untuk terus berkarya dan mengukir prestasi yang lebih lebih unggul di masa mendatang.
‎
‎Selamat dan sukses kepada SD Negeri 66 Banda Aceh dan SMP Negeri 10 Banda Aceh. Teruslah berprestasi dan mengharumkan nama Kota Banda Aceh!

Kadisdikbud Kota Banda Aceh Resmi Buka Sosialisasi Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Tahun 2026

BANDA ACEH, 24 Oktober 2026 – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Tahun 2026 yang berlangsung di Aula UPTD Tekkomdik Kota Banda Aceh, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Bidang PAUD dan PNF Kota Banda Aceh, Ridwan Usman, S.Pd., M.Pd. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat peran satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bunda PAUD dalam memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menegaskan pentingnya pendidikan yang berkesinambungan bagi anak-anak. Beliau menyampaikan bahwa pendidikan idealnya ditempuh selama 13 tahun, dimulai dari satu tahun pendidikan prasekolah melalui PAUD/TK, kemudian dilanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kegiatan ini menghadirkan Ruwaida, S.Pd., M.Ed., sebagai narasumber yang memberikan pemaparan terkait implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para peserta dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung kesiapan anak memasuki pendidikan dasar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kecamatan Syiah Kuala, Isma Juniati, Bunda PAUD Kecamatan Ulee Kareng, Dewi Oetary, seluruh Bunda PAUD gampong dari Kecamatan Syiah Kuala dan Ulee Kareng, serta seluruh kepala satuan PAUD dari kedua kecamatan tersebut.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap terbangun sinergi yang kuat antara satuan PAUD, Bunda PAUD, pemerintah gampong, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses pendidikan prasekolah. Dengan demikian, setiap anak di Kota Banda Aceh diharapkan mendapatkan kesempatan yang setara untuk memperoleh pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi bagi tumbuh kembang dan keberhasilan belajar pada jenjang berikutnya.

Sekda Banda Aceh Pimpin Upacara Bendera dan Buka Kegiatan TAGANA Masuk Sekolah

Banda Aceh – Program “Tagana Masuk Sekolah” (TMS) merupakan sebuah langkah strategis lintas sektor untuk membangun kesadaran kebencanaan sejak dini sekaligus memperkuat mitigasi bencana yang terintegrasi di lingkungan pendidikan. Kegiatan edukasi dan kesiapsiagaan bencana ini dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Oktober 2026 dengan menyasar 12 sekolah tingkat SD dan SMP di berbagai kawasan di Kota Banda Aceh. Melalui program ini, sekolah diharapkan dapat menjadi pusat edukasi kesiapsiagaan bencana yang berkelanjutan.

Pembukaan rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada saat upacara bendera di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Jalaluddin, hadir bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan poin penting bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini sangat krusial untuk disampaikan kepada para siswa sebagai generasi penerus. Hal ini mengingat Kota Banda Aceh pernah mengalami sejarah kelam akibat bencana besar, yaitu gempa dan tsunami pada tahun 2004 lalu. Beliau menegaskan bahwa sedari kecil anak-anak harus diberikan pemahaman dan edukasi menyeluruh tentang tanggap bencana mulai dari antisipasi ancaman, tindakan keselamatan saat bencana terjadi, hingga apa yang harus dilakukan pada pasca bencana. Hal ini sejalan dengan tujuan utama program TMS agar siswa tidak hanya tahu potensi bencana, tetapi juga mampu melakukan langkah penyelamatan diri yang tepat dan tidak panik saat situasi darurat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Disdikbud Kota Banda Aceh, Kabid Pembinaan SMP, Kepala Sekolah jenjang SMP dan SD serta Pengawas Sekolah.

Terlaksananya program edukasi kebencanaan ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Provinsi Aceh, Dinas Sosial Aceh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Tim Tagana Aceh, serta Tim Tagana Kota Banda Aceh. Sinergi yang kuat dari berbagai pihak ini diharapkan dapat menanamkan budaya siaga bencana dalam kehidupan sehari-hari dan membentuk generasi yang tangguh menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di masa depan.

SMP Negeri 10 Banda Aceh Raih Juara Umum OAN-KP 2026 Jenjang SMP Tingkat Nasional

Banda Aceh — Kabar membanggakan kembali datang dari SMP Negeri 10 Banda Aceh. Dalam ajang Olimpiade Akademik Nasional – Kesaktian Pancasila (OAN-KP) 2026 yang diselenggarakan oleh Puskantara, SMP Negeri 10 Banda Aceh berhasil menorehkan prestasi terbaik pada jenjang SMP/MTs Tingkat Nasional.

Kepala SMP 10 Banda Aceh Intan Nirmala Hasibuan menjelaskan, Berdasarkan hasil rekapitulasi daftar pemenang resmi OAN-KP 2026, SMP Negeri 10 Banda Aceh berhasil mengumpulkan 99 medali, yang terdiri atas 48 medali emas, 26 medali perak, dan 25 medali perunggu. Dengan jumlah tersebut, SMP Negeri 10 Banda Aceh menempati posisi teratas dalam perolehan total medali jenjang SMP/MTs dan meraih predikat Juara Umum berdasarkan rekapitulasi perolehan medali OAN-KP 2026.

Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena medali yang diraih para siswa tersebar pada berbagai bidang kompetisi. Para siswa SMP Negeri 10 Banda Aceh berhasil meraih medali emas dalam bidang Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi Terpadu, Fisika Terpadu, Geografi, Informatika, IPA, IPS, Kedokteran Dasar, Matematika, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Pancasila, dan Sejarah.

Pada kelompok peraih medali emas, sejumlah siswa menunjukkan prestasi yang sangat menonjol. Jihan Fadhillah dan Rino Fayyadh Gadi masing-masing berhasil meraih 5 medali emas pada beberapa bidang kompetisi. Selanjutnya, Muhammad Ammar Abdullah meraih 4 medali emas, sedangkan Hanifah Humaira, Meutia Dara Elfauzi, Muhammad Avicenna, dan Shadrina Malika Firta masing-masing mengoleksi 3 medali emas.

Capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan guru, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan orang tua dan seluruh warga sekolah. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 10 Banda Aceh memiliki potensi akademik yang kuat dan mampu berkompetisi di Tingkat Nasional dalam beragam bidang keilmuan.

Siswi Kota Banda Aceh Ukir Prestasi Pada Ajang FLS3N Tingkat Nasional

Banda Aceh – Alhamdulillah, kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kota Banda Aceh. Dua siswa terbaik dari SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 11 Banda Aceh berhasil meraih prestasi pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat nasional.

Prestasi tersebut diraih oleh Salsabila Azkia Fathin, siswi SMP Negeri 11 Banda Aceh, yang berhasil meraih Juara Harapan III kategori Vokal Solo, serta Dzakiyah Amirah, siswi SMP Negeri 1 Banda Aceh, yang meraih Juara Harapan I kategori Mendongeng pada tingkat nasional.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Kota Banda Aceh, khususnya keluarga besar SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 11, sekaligus menunjukkan bahwa siswa-siswi Kota Banda Aceh mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mengantarkan para siswa meraih prestasi tersebut.

“Alhamdulillah, selamat kepada para siswa, guru, pembina, orang tua, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama. Terima kasih atas kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja sama yang luar biasa. Prestasi ini merupakan hasil dari proses, dedikasi, dan semangat bersama,” ujar Sulaiman Bakri.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas sehingga semakin banyak prestasi yang dapat dipersembahkan bagi Kota Banda Aceh di tingkat nasional maupun internasional.

SMP Negeri 7 Banda Aceh Raih Juara Umum Pada Ajang IASC 2026

BANDA ACEH – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kota Banda Aceh. SMP Negeri 7 Kota Banda Aceh berhasil keluar sebagai Juara Umum tingkat SMP/sederajat pada ajang bergengsi Indonesia Advanced Student Competition (IASC) tahun 2026.

Event kompetisi berskala besar yang diselenggarakan oleh platform edukasi Brandicator ini menjadi panggung pembuktian bagi siswa-siswi berprestasi. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dedikasi tinggi, latihan yang intensif, serta kerja keras para siswa yang didampingi langsung oleh guru-guru pembimbing yang kompeten.

Prestasi yang diraih oleh SMPN 7 ini mendapat perhatian dan apresiasi penuh dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, secara khusus menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat atas pencapaian luar biasa tersebut.

“Saya mewakili Pemerintah Kota dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMP Negeri 7 Banda Aceh atas gelar Juara Umum di ajang IASC 2026,” ungkap Sulaiman Bakri.

Lebih lanjut, Sulaiman Bakri menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan indikator positif bagi iklim pendidikan di Banda Aceh.

“Ini adalah bukti nyata bahwa mutu pendidikan di Kota Banda Aceh terus berprogres dengan sangat baik dan mampu bersaing. Terima kasih kepada anak-anak kami yang hebat, para guru pembimbing yang tak kenal lelah, serta kepala sekolah yang telah berjuang membimbing siswa. Semoga pencapaian ini menjadi pemacu semangat untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas di masa depan,” tambahnya.

Keberhasilan SMPN 7 Banda Aceh di ajang IASC 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan satu sekolah saja, tetapi juga mampu menjadi motivasi dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Banda Aceh untuk terus berinovasi, menggali potensi siswa, dan berani bersaing di berbagai kompetisi bergengsi.

DWP Disdikbud Kota Banda Aceh Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H

Banda Aceh – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mushalla Al-Ikhlas Disdikbud Kota Banda Aceh tersebut dirangkai dengan kegiatan arisan rutin DWP.

Ketua DWP Disdikbud Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan mengagungkan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antaranggota DWP.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita diharapkan dapat mengambil dan menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh yang diwakili Sekretaris Disdikbud, Teuku Erwin Irham, S.P., M.Si., dalam sambutannya mengajak seluruh anggota DWP untuk terus meneladani akhlak dan sikap Rasulullah SAW serta menerapkannya dalam kehidupan keluarga.

Menurutnya, keteladanan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi keluarga, khususnya dalam mendukung para suami yang bertugas sebagai ASN agar senantiasa meningkatkan kinerja, integritas, dan pengabdian dalam menjalankan tugas di bidang pendidikan.

“Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya tidak hanya kita ceritakan, tetapi juga kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi dalam membangun keluarga yang harmonis sekaligus mendukung peningkatan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, penceramah Ustaz Khairul Rafiki, Lc., MA., menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya mengagungkan dan mencintai Rasulullah SAW dengan mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta senantiasa mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Menurutnya, salah satu nikmat terbesar yang patut disyukuri adalah kebahagiaan yang dapat dirasakan melalui keluarga, persaudaraan, dan hubungan yang baik dengan sesama.

SMP Negeri 10 Banda Aceh Juara Umum Sekolah Nasional Raih 205 Medali di IYSMO 2026

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali diraih peserta didik Kota Banda Aceh. SMP Negeri 10 Banda Aceh berhasil meraih 205 medali pada ajang Indonesia Youth Science Medical Olympiad (IYSMO) 2026 jenjang SMP/MTs.

Berdasarkan rekapitulasi penyelenggara, capaian tersebut terdiri atas 77 emas, 60 perak, dan 68 perunggu dari sembilan bidang kompetisi. Raihan ini menempatkan SMP Negeri 10 Banda Aceh sebagai sekolah dengan perolehan medali terbanyak di tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi tersebut.

“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa, guru, pembina, dan keluarga besar SMP Negeri 10 Banda Aceh. Capaian 205 medali ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Banda Aceh untuk terus berprestasi,” ujar Sulaiman Bakri.

Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk mengembangkan potensi serta mengharumkan nama Kota Banda Aceh di tingkat nasional maupun internasional.

Kadisdikbud Beri Sambutan Pada Kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Sekolah Ramah Anak

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Sekolah Ramah Anak yang dilaksanakan DP3AP2KB Kota Banda Aceh di Hotel Seventeen, Selasa (22/9/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengapresiasi DP3AP2KB selaku leading sector pengembangan SRA. Ia berharap sinergi kedua perangkat daerah dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam pencegahan kekerasan di satuan pendidikan.

Sementara itu, Plt. Kepala DP3AP2KB menyampaikan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada pendampingan pengisian borang/instrumen SRA bagi 14 satuan pendidikan, terdiri dari 7 SD dan 7 SMP. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang telah dilaksanakan pada 23 sekolah pada 2025.

Melalui penguatan SRA, Pemko Banda Aceh berharap capaian Kota Layak Anak (KLA) 2027 semakin meningkat. Setelah tiga tahun berturut-turut meraih predikat Nindya, Banda Aceh menargetkan peningkatan predikat menjadi Utama.