Category: Berita

GSI Resmi Digelar di Stadion Mini Lambhuk

Gala Siswa Nasional (GSI) tingkat SMP se-Kota Banda Aceh resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri di Stadion Mini Lambhuk (24/06/2026).

Gala Siswa Nasional 2026 jenjang SMP ini diikuti oleh peserta dari 8 kecamatan di Kota Banda Aceh. Ajang bergengsi ini akan berlangsung selama empat hari, yaitu 24 hingga 27 Juni 2026.

Hadir dalam acara pembukaan antara lain para Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, para Kepala Sekolah SMP, orang tua siswa, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Sulaiman Bakri menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar ajang GSI ini menjadi wadah positif bagi para siswa untuk menyalurkan bakat, mengasah mental juara, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Beliau juga menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak dini demi mengharumkan nama Banda Aceh di kancah yang lebih tinggi.

Tendangan pertama (kick-off) oleh Kepala Disdikbud menandai dimulainya babak baru perjuangan para pesepak bola muda ini. Selama beberapa hari ke depan, Stadion Mini Lambhuk akan menjadi arena pembuktian, siapa kecamatan terbaik yang akan membawa pulang piala bergengsi GSI Kota Banda Aceh tahun ini. Selamat bertanding, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jaga sportivitas.

SD DAN SMP KOTA BANDA ACEH RAIH JUARA UMUM PADA FASNAS 2026

BANDA ACEH, SD Negeri 50 dan SMP Negeri 10 Banda Aceh berhasil mengukir prestasi terbaik di Tingkat Nasional dengan keluar sebagai Juara Umum pada masing-masing Jenjang dalam ajang kompetisi bergengsi, Festival Akademik Nasional (FASNAS) yang diselenggarakan secara daring oleh PUSKANTARA (Pusat Kejuaraan Pelajar Nusantara) tahun 2026. Yaitu sebuah lembaga kredibel yang berfokus pada pengembangan bakat dan kompetensi akademis pelajar di Indonesia.

Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengucapkan Selamat dan Apresiasi yang tinggi kepada seluruh murid dan guru di sekolah masing-masing.

Capaian ini menjadikan para murid semua untuk terus belajar dengan tekun dan tidak lupa Berdoa Serta menjalankan ibadah Kepada Allah Swt, sehingga prestasi dunia seimbang dengan ilmu Agama.

Sementara itu Kadisdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri yang didampingi oleh kedua Kepala Sekolah SD dan SMP, Ida Elva dan Intan Nirmala Hasibuan. mengatakan Keberhasilan ini sekaligus menegaskan murid-murid sekolah di Kota Banda Aceh mampu bersaing kancah Nasional, dengan merebut berbagai medali
dalam kompetisi ketat yang diikuti oleh sekolah-sekolah dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia ini,

Sulaiman Bakri juga menyampaikan pada perlombaan ini SD Negeri 50 dan SMP Negeri 10 Kota Banda Aceh mengikutkan murid-murid berpresta terbaik pada berbagai cabang lomba dengan hasil Untuk SD Negeri 50, merebut 4 Emas, 8 Perak dan 7 Perunggu.

Sedangkan SMP Negeri 10 berhasil memperoleh 54 Emas, 48 Perak, dan 64 Perunggu, serta mendapat prestasi individu Absolute Winner atas nama Muhammad Faiq Altaf, pada bidang mata pelajaran Bahasa Inggris dan imformatika.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari terkabulnya doa-doa kita kepada Allah Swt, dan wujud nyata dari kerja keras para murid, dedikasi tanpa henti dari guru pembimbing, serta dukungan penuh dari pihak sekolah, orang tua serta Komite Sekolah.

Illiza Buka Workshop Penguatan Mental dan Pengelolaan Emosi bagi Guru PAUD

Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Kota Banda Aceh menggelar Workshop Penguatan Mental dan Pengelolaan Emosi bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Banda Aceh, Kamis (11/6/2026). Mengusung tema “Penguatan Pengolahan Emosi dan Kesehatan Mental untuk Praktik Pengasuhan dan Pembelajaran Ramah Anak”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan bahagia bagi anak-anak.

Bersamaan dengan workshop tersebut, momen penting juga ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara seluruh lembaga PAUD (TPA/KB/SPS) se-Kota Banda Aceh dengan dua instansi vertikal daerah, yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh. Sinergi ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan hak-hak anak, termasuk perlindungan hukum dan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan sejak dini.

Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, yang sekaligus menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Banda Aceh.

Dalam arahannya saat membuka acara, Bunda PAUD Kota Banda Aceh menegaskan betapa krusialnya peran kesehatan mental seorang guru dalam membentuk karakter generasi emas daerah.

“Guru PAUD adalah fondasi pertama di luar rumah yang membentuk karakter anak. Kita tidak bisa mengharapkan lahirnya anak-anak yang ceria, cerdas, dan bermental sehat jika para pendidiknya masih memikul beban emosi yang belum selesai. Oleh karena itu, pengelolaan emosi dan kesehatan mental guru harus menjadi prioritas kita bersama agar praktik pengasuhan dan pembelajaran ramah anak dapat benar-benar terwujud di Banda Aceh,” ujar Illiza Saaduddin Djamal.

Beliau juga menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor dengan DP3AP2KB dan Disdukcapil ini merupakan langkah nyata Pemko Banda Aceh dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi anak, baik dari sisi psikologis, perlindungan dari kekerasan, hingga legalitas identitas anak seperti Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran.

‎Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh, Ketua dan Wakil Ketua Pokja PAUD Kota Banda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Kepala Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh, Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Dinas Pendidikan, dan Bunda PAUD dari seluruh Kecamatan di wilayah Kota Banda Aceh.

‎Melalui workshop dan kolaborasi ini, diharapkan seluruh lembaga PAUD di Kota Banda Aceh dapat bertransformasi menjadi sekolah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi tumbuh kembang anak.

Sulaiman Bakri, Ketua PGRI Kota Banda Aceh Masa Bakti XXIII Periode 2024-2029

Banda Aceh – Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Aceh, Diwakili oleh Dr. Agus Jumaidi M.Pd. secara resmi melantik Sulaiman Bakri, S.Pd. M.Pd Ketua PGRI Kota Banda Aceh tefpilih beserta jajaran Pengurus PGRI Kota Banda Aceh masa bakti XXIII periode 2024–2029.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus baru ini berlangsung khidmat di Aula Lantai IV, Gedung Mawardi Pemerintah Kota Banda Aceh (10/06/2026).

Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, wakil ketua 1 DPRK Daniel Abdul Wahab, Sekdako Djalaluddin dan seluruh Forkopimda Kota Banda Aceh. Para Sesepuh PGRI Kota Banda aceh, Tim Pakar, para kepala sekolah, Perwakilan Guru serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Agus Jumaidi menekankan pentingnya sinergi antara pengurus yang baru dilantik dengan pemerintah daerah demi Kenyamanan Para Guru dalam menjalankan Tugas untuk meningkatkan mutu pendidikan di ibu kota provinsi.

“PGRI adalah mitra strategis pemerintah. Kami berharap pengurus PGRI Kota Banda Aceh yang baru dapat langsung tancap gas, melahirkan inovasi-inovasi baru, serta menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan harkat, martabat, dan profesionalisme guru,” ujar Agus Jumaidi.

Ketua PGRI Kota Banda Aceh terpilih, Sulaiman Bakri menyampaikan komitmennya dalam memperjuangkan Hak dan tanggung jawab Para Guru-guru di Kota Banda Aceh, serta membawa organisasi ini menjadi wadah yang lebih inklusif dan responsif terhadap tantangan pendidikan modern, terutama dalam adaptasi teknologi di lingkungan pendidikan.

Apresiasi juga datang dari pihak pemerintah kota. Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dalam arahannya menyampaikan bahwa pemerintah siap mendukung penuh program-program kerja PGRI. Pemerintah kota berharap PGRI Banda Aceh dapat melahirkan program-program peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan agar kualitas kelulusan siswa di Banda Aceh terus meningkat di tingkat nasional.

Disdikbud Kota Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Berbasis Sekolah Angkatan 2

Banda Aceh — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Berbasis Sekolah Angkatan 2. Acara yang berlangsung di Hotel Al Hanifi Banda Aceh ini dilaksanakan pada Rabu (10/06/2026).

Sosialisasi ini menghadirkan pemateri berkompeten dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari jajaran guru jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kota Banda Aceh.

Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) serta sejumlah pejabat fungsional di lingkungan Disdikbud Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang paling aman dan nyaman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang. Menurutnya, pencegahan kekerasan harus dimulai sejak usia dini.

“Perundungan dan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak boleh mendapatkan ruang di lingkungan pendidikan kita. Melalui sosialisasi Angkatan 2 ini, kita sengaja menyasar para guru TK dan SD sebagai garda terdepan. Kita ingin membangun fondasi pemahaman yang kuat sejak dini, baik bagi pendidik maupun peserta didik, agar ekosistem sekolah yang ramah anak, aman, dan menyenangkan dapat benar-benar terwujud di Banda Aceh,” ujar Sulaiman Bakri.

Beliau juga menambahkan bahwa peran guru bukan hanya sekadar mengajar, melainkan juga menjadi pelindung dan detektor awal jika terjadi perubahan perilaku pada anak yang mengindikasikan adanya tindakan perundungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat membawa pulang strategi preventif yang konkret dan menerapkannya langsung di sekolah masing-masing, demi memutus mata rantai kekerasan berbasis sekolah secara berkelanjutan.

Pemko Banda Aceh dan Disdikbud Kota Banda Aceh Tandatangani Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan Rapat Kordinasi Komitmen Bersama dalam mewujudkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah yang mengusung tema “Transparan, Berkeadilan, Inklusif, dan tanpa Diskriminasi”.

‎Acara berlangsung di Aula Tekkomdik Banda Aceh pada Senin (08/06/2026). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banda Aceh diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Keistimewaan , dan Kesejahteraan Rakyat Bachtiar, S.sos, M.Si., mengatakan dalam pidatonya Penandatanganan komitmen ini menjadi momentum krusial pelaksanaan SPMB berjalan lancar, karena didukung penuh oleh jajaran Forkopimda serta instansi pengawas pelayanan publik, kita berharap semua lapisan masyarakat mendukung dan tidak memaksa kehendak dalam memilih sekolah, pilihlah sesuai dengan jalur yang telah ditetapkan aturan. Apalagi sekokah-sekolah di Kota Banda Aceh standar mutunya tetap kita jaga, tidak ada perbedaan stadar mutu yg signifikan antar sekolah bahkan hampir sama semua sekolah di Banda Aceh.

‎Bachtiar juga mengharapkan dukungan penuh forkopimda Kota Banda Aceh untuk membantu pelaksanaan SPMB ini berjalan dengan transparan, adil, dan tanpa diskriminasi. Ini semua bisa berjalan kalau kita sama-sama mendukung.

‎Sementara Itu Kadisdikbud Sulaiman Bakri menjelaskan pelaksanaan ini dimulai dari tgl 8 juni secara tahap per tahap sampai nanti pengumuman kelulusan Tanggal 6 Juli 2026, dan dipastikan Insya Allah anak usia sekolah yang berdomisili di Banda Aceh bisa tertampung semua dengan catatan pemilihan sekolah sesuai dengan zona tempat tinggal masing-masing tanpa memaksa ke zona lain. Sulaiman Bakri juga meminta kepada orang tua/masyarakat untuk lebih terbuka saat pendaftaran jika calon murid baru tersebut berkebutuhan khusus sehingga nantinya mendapatkan akses layanan khusus.

Turut hadir dan menandatangani komitmen tersebut diantaranya Wakil Ketua 1 DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab, Sekretaris Komisi 4 DPRK Efiaty, Z. Wakasatreskrim Polresta IPTU Zulfandi SE, MH.

‎Selain unsur Forkopimda, Komitmen ini juga dihadiri oleh Salman Ishak Ketua MPD Kota Banda Aceh, Muammar, Ombudsman RI Perwakilan Aceh, sekretaris Dinas dan Seluruh Para Kabid, Pengawas dan Kepala Sekolah.

Semarak O2SN 2026

BANDA ACEH – Geliat olahraga prestasi di tingkat pelajar Kota Banda Aceh kembali membara. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh resmi menggelar seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ajang bergengsi ini menjadi panggung bagi para atlet muda terbaik kota untuk memperebutkan tiket menuju kompetisi tingkat provinsi.

Pergelaran O2SN tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan dengan jadwal 18-21 Mei 2026 dengan lokasi sebagai berikut:

– Renang SD dan SMP
Tempat : Kolam Renang Raider

– Bulu Tangkis SD dan SMP
Tempat : Gelanggang USK

– Pencak SilatSD dan SMP
Tempat : Aula Tekkomdik

– AtletikSD dan SMP
Tempat : Stadion Mini USK

– Panjat Tebing SMP
Tempat : Stadion Harapan Bangsa

– Senam SD
Tempat : Aula SGO/Kampus UT Stui

Seleksi O2SN ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan komitmen nyata Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membangun karakter, sportivitas, dan fisik yang sehat bagi generasi muda.

Melalui kompetisi yang ketat namun sehat ini, diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mampu mengharumkan nama Banda Aceh di tingkat nasional, tetapi juga internasional di masa depan.

Kadisdikbud Tutup FLS3N 2026 jenjang SD Kota Banda Aceh

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, secara resmi menutup rangkaian Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD tingkat Kota Banda Aceh. Acara penutupan ini digelar di Aula Tekkomdik Banda Aceh, Rabu (15/05/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Kabid Pembinaan SD, para Kepala Sekolah Dasar, serta para orang tua siswa yang hadir memberikan dukungan penuh bagi talenta muda mereka.

Dalam sambutannya, Kadisdikbud Sulaiman Bakri menyatakan rasa bangganya melihat keberanian dan bakat yang ditampilkan oleh para siswa sekolah dasar. Beliau menilai bahwa kecintaan terhadap seni dan sastra harus dipupuk sedini mungkin.

“Anak-anak kita di jenjang SD memiliki imajinasi yang luar biasa. Melalui FLS3N ini, kita memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri, membangun rasa percaya diri, dan menanamkan nilai-nilai budaya bangsa sejak usia dini,” ungkap Sulaiman.

Beliau menambahkan bahwa kompetisi ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter, di mana kejujuran dan kerja keras menjadi fondasi utama dalam berkarya.

Lebih lanjut, Sulaiman Bakri mengapresiasi peran aktif para guru dan orang tua dalam membimbing anak-anak. Menurutnya, antusiasme orang tua yang hadir hari ini membuktikan adanya sinergi yang baik dalam mendukung minat dan bakat anak di luar bidang akademik.

“Seni mengajarkan kelembutan hati dan kedisiplinan. Saya berpesan kepada para orang tua dan kepala sekolah, teruslah dukung potensi anak-anak kita. Juara adalah bonus, namun keberanian mereka untuk tampil adalah prestasi yang sesungguhnya,” tuturnya.

Kemeriahan acara penutupan terlihat saat pengumuman pemenang dari berbagai cabang lomba seperti menyanyi tunggal, seni tari, pantomim, hingga gambar bercerita. Para pemenang terbaik di tingkat kota ini nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Banda Aceh di ajang FLS3N tingkat Provinsi.

Berikut para pemenang FLS3N jenjang SD Kota Banda Aceh:

‎- Gambar Bercerita
‎SD Negeri 54 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh sebagai juara 2
‎SD Islam Al Azhar Cairo Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Menyayi Solo
‎SD Methodist Banda Aceh sebagai juara 1
‎SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh sebagai juara 2
‎SD Negeri 42 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Kriya
‎SDIT Quantum School Banda Aceh sebagai juara 1
‎SD Islam Al Azhar Cairo Banda Aceh sebagai juara 2
‎SD Negeri 31 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Mendongeng
‎SD IT Nurul Ishlah Banda Aceh sebagai juara 1
‎SD Negeri 50 Banda Aceh sebagai juara 2
‎SD Al Azhar Cairo Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Menulis Cerita
‎SDTQ Nurun Nabi Banda Aceh sebagai juara 1
‎SD Negeri 16 Banda Aceh sebagai juara 2
‎SD Negeri 33 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Pantomim
‎SD Negeri 3 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SD Negeri 22 Banda Aceh sebagai juara 2
‎SD Negeri 16 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Tari
‎SD Negeri 53 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SD IT Nurul Ishlah Banda Aceh sebagai juara 2
‎SD Negeri 3 Banda Aceh sebagai juara

Kadisdikbud Tutup FLS3N jenjang SMP Kota Banda Aceh

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, secara resmi menutup rangkaian Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP tingkat Kota Banda Aceh. Acara penutupan berlangsung di Aula Tekkomdik Banda Aceh pada Rabu, (13/05/2026).

Hadir dalam penutupan tersebut Kabid Pembinaan SMP, Kabid Pembinaan SD, Koordinator Pengawas Sekolah, jajaran Kepala Sekolah, serta para orang tua siswa yang antusias mendampingi putra-putri mereka.

Dalam arahannya sebelum menutup kegiatan secara resmi, Kadisdikbud Sulaiman Bakri menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan bakat luar biasa di bidang seni dan sastra.

“FLS3N bukan sekadar kompetisi untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan wadah bagi siswa-siswi kita untuk mengasah kreativitas, sportivitas, dan memperhalus budi pekerti melalui karya seni,” ujar Sulaiman.

Sulaiman Bakri juga memberikan ucapan terima kasih khusus kepada para guru pendamping dan orang tua. Ia menilai keberhasilan anak didik tidak lepas dari dukungan moral dan pembinaan berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun rumah.

“Kami berharap para pemenang yang nantinya akan mewakili Banda Aceh ke tingkat yang lebih tinggi dapat terus berlatih dengan tekun. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena pengalaman tampil di panggung sebesar ini adalah kemenangan tersendiri,” tambahnya.

Kegiatan FLS3N tahun ini menyuguhkan berbagai cabang lomba, mulai dari seni tari, vokal solo, hingga desain poster dan menulis cerpen. Penutupan acara ditandai dengan pengumuman para juara yang akan dipersiapkan untuk melaju ke tingkat provinsi.

Berikut para pemenang FLS3N jenjang SMP Kota Banda Aceh:

‎- Ilustrasi :
‎ SMP Negeri 19 Percontohan sebagai juara 1
‎ SMP Negeri 17 Banda Aceh sebagai juara 2
‎ SMP Islam sebagai juara 3

‎- Menyanyi Solo :
‎ SMP Negeri 11 Banda Aceh sebagai juara 1
‎ SMP Negeri 1 Banda Aceh sebagai juara 2
‎ SMP Negeri 3 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Kreatifitas Musik Tradisional :
‎SMP Negeri 8 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SMP Negeri 6 Banda Aceh sebagai juara 2
‎SMP Negeri 10 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Ansambel Musik :
‎SMP Negeri 6 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh sebagai juara 2
‎SMP Negeri 3 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Tari Kreasi :
‎SMP Negeri 1 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SMP Negeri 6 Banda Aceh sebagai juara 2
‎SMP Negeri 2 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Pantomim:
‎SMP Negeri 3 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SMP Negeri 10 Banda Aceh sebagai juara 2
‎SMP Negeri 13 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Mendongeng:
‎SMP Negeri 1 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SMP Negeri 2 Banda Aceh sebagai juara 2
‎SMP Negeri 6 Banda Aceh sebagai juara 3

‎- Menulis cerita:
‎SMP Negeri 4 Banda Aceh sebagai juara 1
‎SMP Nurul Fikri sebagai juara 2
‎SMP Negeri 2 Banda Aceh sebagai Juara 3

Dua Pendidik Kota Banda Aceh Raih Penghargaan Bergengsi Pada Ajang Lomba Video Konten Berbagi Praktik Baik Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK)

BANDA ACEH – Dua Tenaga Pendidik terbaik Disdikbud Kota Banda Aceh berhasil menyabet penghargaan bergengsi dalam ajang Lomba Video Konten Berbagi Praktik Baik Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Aceh dalam rangka menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Prestasi tertinggi diraih oleh Putri Balqis, guru dari SMP Negeri 16 Banda Aceh, yang sukses dinobatkan sebagai Juara Terbaik 1. Sementara itu, Ummu K. Khasanah, guru dari SD Negeri 27 Banda Aceh, turut mengharumkan nama Kota Banda Aceh dengan meraih gelar Juara Terbaik 2.

Menanggapi capaian luar biasa ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga atas dedikasi serta kreativitas yang ditunjukkan oleh kedua guru tersebut.

“Atas nama pribadi dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Putri Balqis dan Ibu Ummu K. Khasanah. Ini adalah bukti nyata bahwa guru-guru kita di Banda Aceh tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu berinovasi dan berbagi inspirasi melalui teknologi digital,” ujar Sulaiman Bakri, Senin (11/5).

Sulaiman menambahkan bahwa kemenangan ini merupakan kado indah bagi Kota Banda Aceh di momen Hardiknas 2026. Ia berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh guru di Banda Aceh untuk terus mengembangkan kompetensi, terutama dalam mendokumentasikan praktik baik pembelajaran yang inspiratif.

Ajang lomba video konten ini diikuti oleh ratusan GTK dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Kriteria penilaian menitikberatkan pada orisinalitas ide, efektivitas praktik baik yang dibagikan, serta kualitas penyajian konten yang edukatif.

Keberhasilan Putri Balqis dan Ummu K. Khasanah menunjukkan bahwa transformasi digital dalam dunia pendidikan di Banda Aceh telah berjalan ke arah yang positif. Sulaiman Bakri menegaskan komitmen dinasnya untuk terus mendukung pengembangan kapasitas guru dalam penguasaan IT dan metode pembelajaran kreatif.

“Semoga semangat berbagi praktik baik ini tidak berhenti di sini, melainkan terus menular kepada guru-guru lain demi mewujudkan kualitas pendidikan Aceh yang lebih hebat di masa depan,” pungkasnya.