Archive: 9 April 2026

Disdikbud Gelar Observasi dan Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)

BANDA ACEH – Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh sukses menggelar kegiatan observasi dan penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMPN 6 Banda Aceh pada Kamis (9/4/2026). Diikuti oleh 38 SMP Negeri dan Swasta, agenda ini bertujuan membagi praktik baik implementasi Trias UKS guna mencetak generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Meski sempat tertunda sejak akhir 2025 akibat musibah banjir, kegiatan ini justru memperlihatkan ketangguhan SMPN 6 dalam memulihkan standar kesehatan lingkungan pasca-bencana. Para peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan pengelola UKS melakukan pengamatan mendalam pada berbagai fasilitas unggulan, mulai dari klinik kesehatan jiwa, dapur sehat, hingga inovasi pengelolaan sampah yang bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala (USK).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakrie, menegaskan bahwa kesehatan siswa adalah fondasi utama karakter dan prestasi. “Kami ingin memastikan Trias UKS—pendidikan, pelayanan, dan pembinaan lingkungan—dikelola secara nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar simbol fisik,” ujarnya.

Beberapa terobosan yang menjadi sorotan dalam observasi ini antara lain integrasi tenaga perawat profesional dalam layanan sekolah serta sistem buku rekening tabungan daur ulang bagi siswa. Sebagai tindak lanjut, seluruh sekolah berkomitmen menyusun rencana implementasi praktik baik tersebut dalam waktu 30 hari ke depan dengan pengawasan berkala dari Dinas Pendidikan.

Wali Kota Banda Aceh Buka Kegiatan “AI Goes to School Offline Tahap 2”

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka kegiatan Program “AI Goes to School Offline Tahap 2” yang digelar di Aula Tekkomdik Banda Aceh (08/04/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) dan didukung Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh ini, merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan tahun lalu.

Sebanyak 65 guru TK dan SD se-Kota Banda Aceh mengikuti pelatihan pemanfaatan Teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam proses belajar-mengajar.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan:

“AI Goes to School Offline Tahap 2 yang diinisiasi oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO). Program ‘AI Goes To School’ yang didukung oleh Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) ini sudah pernah kita laksanakan tahun lalu. Tahun ini merupakan tahap kedua program ini dilaksanakan, kita berharap para guru dan tenaga pendidik terus menjadi pionir dalam pemanfaatan teknologi terutama yang berbasis AI.

Pemerintah Kota Banda Aceh memandang bahwa program ini sangat sejalan dengan visi ‘Banda Aceh Kota Kolaborasi’, khususnya misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat dunia pendidikan, dan menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

Pemerintah Kota Banda Aceh mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini, dan siap berkolaborasi dengan seluruh pihak yang terlibat. Mari bersama-sama kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, berdaya saing, sekaligus tetap berakar pada nilai keislaman dan budaya kita.”

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten 1 dan Asisten 2 Pemko Banda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ka Diskominfo, Ka Disnaker, Para Pengawas Sekolah, dan Kepala Sekolah.

Kadisdikbud Banda Aceh Tinjau Pelaksanaan Hari Kedua Tes Kemampuan Akademik di SMPN 7

BANDA ACEH (07/04/2026) — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, didampingi oleh Sekretaris Disdikbud, Teuku Erwin Irham, melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada hari kedua pelaksanaannya, Selasa (7/4/2026), peninjauan difokuskan di SMP Negeri 7 Banda Aceh.

Kunjungan jajaran pimpinan Disdikbud Kota Banda Aceh ini bertujuan untuk memastikan kelancaran, ketertiban, serta integritas pelaksanaan ujian yang menjadi salah satu instrumen penting dalam memetakan kualitas pendidikan di Kota Banda Aceh. Setibanya di lokasi, rombongan disambut langsung oleh Kepala SMPN 7 Banda Aceh Khumaidi beserta jajaran panitia ujian dan dewan guru.

Dalam kunjungannya, Sulaiman Bakri menyempatkan diri untuk memantau langsung kondisi beberapa ruang kelas yang digunakan sebagai tempat ujian. Ia juga berdialog singkat dengan para pengawas ruangan guna memastikan tidak ada kendala teknis, seperti masalah naskah soal atau ketidakhadiran siswa, yang dapat mengganggu jalannya tes.

Tujuan utama dari monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Pemetaan kemampuan akademik ini sangat krusial sebagai bahan evaluasi kita bersama dalam merancang strategi peningkatan kualitas pembelajaran di Banda Aceh ke depannya,” tegas Sulaiman Bakri di sela-sela kunjungannya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Disdikbud, Teuku Erwin Irham, turut memberikan apresiasi atas kesiapan sarana dan prasarana dari pihak sekolah. Menurutnya, lingkungan yang nyaman sangat berpengaruh pada fokus para peserta ujian.

Kami sangat mengapresiasi kesiapan panitia sekolah di SMPN 7 Banda Aceh. Fasilitas tertata dengan baik dan suasananya sangat kondusif. Kami berharap anak-anak kita dapat mengikuti ujian dengan tenang, jujur, dan memberikan hasil yang maksimal,” tambah Erwin.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA hari kedua di SMPN 7 Banda Aceh dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Melalui kegiatan monev ini, Disdikbud Kota Banda Aceh berharap dapat terus menjaga standar kualitas evaluasi pendidikan serta memberikan motivasi moril kepada pihak sekolah dan para siswa.