Category: Berita

Kadisdikbud Tutup Lomba Cerdas Cermat dan Pidato Jenjang SD dan SMP

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menutup Lomba Cerdas Cermat dan Pidato jenjang SD dan SMP Kota Banda Aceh 2024 dalam program Pembinaan Minat, Bakat, dan Kreatifitas Siswa bersama program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang dirangkai dengan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi, Pencegahan Pungli, Pencegahan/Penanganan Kekerasansi Satuan Pendidikan bertempat di Aula Tekkomdik Kota Banda Aceh (08/11/2024).

Turut hadir Kabid Pembinaan SD, Kabid Pembinaan SMP, Kabid Kebudayaan, Kabid PAUD dan Pendidkan Non Formal, Kabid GTK, K3TK, K3S SD, dan MKKS SMP.

Dalam arahannya, Kadisdikbud Kota Banda Aceh pada acara penutupan sekaligus pengumuman pemenang lomba menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi hasil kerja keras para peserta lomba dan juga kepala sekolah serta guru pendamping siswa.

Menurutnya, tanpa ada dukungan dan bimbingan yang maksimal dari kepala sekolah dan guru pendamping bisa dipastikan para peserta lomba tidak akan menampilkan penampilan terbaik mereka.

Ia juga berpesan kepada para juara agar tidak merasa puas dengan pencapaian yang diraih saat ini. Ia mengharapkan pencapaian yang diraih saat ini dijadikan sebagai batu loncatan untuk mengembangkan diri siswa.


Berikut nama-nama pemenang dari tiap lomba
Cerdas cermat jenjang SD:

juara 1 Utusan dari Gugus Langsat SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh.
juara 2 Utusan dari Gugus Kupula SD IT Nurul Ishlah Banda Aceh
Juara 3 Utusan dari Gugus Pisang SD Negeri 2 Banda Aceh.
Juara Harapan 1 Utusan dari Gugus Delima SD Negeri 5 Banda Aceh.
Juara Harapan 2 Utusan dari Gugus Melati SD Negeri 36 Banda Aceh.
Juara Harapan 3 Utusan dari Gugus Mangga SD Negeri 31 Banda Aceh

Cerdas cermat jenjang SMP:

Juara 1 Utusan dari SMP Islam Al Azhar Cairo Banda Aceh
Juara 2 Utusan dari SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh
Juara 3 Utusan dari SMP Methodist Banda Aceh
Juara Harapan 1 Utusan dari SMP Negeri 10 Banda Aceh
Juara Harapan 2 Utusan dari SMP Negeri 7 Banda Aceh
Juara Harapan 3 Utusan dari SMP Negeri 6 Banda Aceh

Pidato  jenjang SD:

Juara 1 Utusan dari Gugus Bungong Kupula SD Negeri 56  Banda Aceh.
Juara 2 Utusan dari Gugus Jeruk SD Negeri 39 Banda Aceh.
Juara 3 Utusan dari Gugus Markisa SD Karya Budi Banda Aceh
Juara Harapan 1 Utusan dari Gugus Seroja SD Negeri 4 Banda Aceh.
Juara Harapan 2 Utusan dari Gugus Melati SD Negeri 20 Banda Aceh.
Juara Harapan 3 Utusan dari Gugus Pisang SD Negeri 2 Banda Aceh

Pidato jenjang SMP:

Juara 1 Utusan dari SMP Negeri 10 Banda Aceh
Juara 2 Utusan dari SMP Negeri 18 Banda Aceh
Juara 3 Utusan dari SMP Keumala Bhayangkari Banda Aceh
Juara Harapan 1 Utusan dari SMP Negeri 8 Banda Aceh
Juara Harapan 2 Utusan dari SMP Negeri 9  Banda Aceh
Juara Harapan 3 Utusan dari SMP Negeri 1 Banda Aceh

Disdikbud Bersama Kejaksaan Negeri Banda Aceh Gelar Lomba Cerdas Cermat dan Pidato Jenjang SD dan SMP

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kota Banda Aceh menggelar Lomba Cerdas Cermat dan Pidato jenjang SD dan SMP Kota Banda Aceh 2024 dalam program Pembinaan Minat, Bakat, dan Kreatifitas Siswa bersama program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang dirangkai dengan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi, Pencegahan Pungli, Pencegahan/Penanganan Kekerasansi Satuan Pendidikan dan Gelar Karya dari Pengurus K3TK, K3S SD, dan MKKS SMP di Aula Tekkomdik Kota Banda Aceh (05/11/2024).

Dalam kegiatan Pembukaan tersebut PJ Wali Kota Banda Aceh yang diwakili PJ Sekda Kota Banda Aceh, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banda Aceh, Ketua MPD Kota Banda Aceh, Kasi Intel Kejari Kota Banda Aceh, Sekretaris Disdikbud Banda Aceh, Para Kaabid, pengawas sekolah dan kepala sekolah TK, SD dan SMP.

Perlu diketahui Jaksa Masuk Sekolah (JMS) adalah program dari Kejaksaan Agung RI dan jajaran korps Adhyaksa untuk meningkatkan kesadaran hukum pada pelajar. Program ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan siswa tentang hukum dan perundang-undangan, serta menciptakan generasi muda yang taat hukum.

JMS dilaksanakan untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA. Dalam program ini, para narasumber dari Kejaksaan akan memberikan penyuluhan dan penerangan hukum kepada siswa dan Guru.

Kadisdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan kegiatan yang dimulai dari tanggal 5 – 7 November 2024 bertujuan guna meningkatkan kesadaran bahaya korupsi dilingkungan satuan pendidikan di Kota Banda Aceh.

Lanjutnya, peserta yang mengikuti sosialisasi merupakan kepala sekolah satuan pendidikan TK, SD, SMP dan pengawas sekolah.

Tambahnya, Lomba cerdas cermat diikuti oleh 15 tim SD dan 25 tim SMP, sedangkan lomba pidato diikuti oleh 15 peserta SD dan 25 peserta SMP.

Dalam sambutannya, Kajari Kota Banda Aceh Suhendri, SH. MH menyampaikan pembekalan tentang bahaya korupsi dan pencegahan korupsi pada anak usia sekolah harus merupakan hal yang berefek jangka panjang dalam kehidupan bermasyarakat nantinya.

“Mereka ini bibit terbaik yang harus dibekali dengan hal pencegahan korupsi sejak dini, jika bekal sudah ada insya Allah penanganan dan pencegahan akan sangat mudah kedepannya.” Ungkapnya.

PJ Sekda Kota Banda Aceh Bachtiar S.Sos M.Si dalam arahannya menyampaikan sangat  positif kegiatan yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kota Banda Aceh bersama Kajari Kota Banda Aceh. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat berpengaruh untuk pengembangan bakat siswa yang merupakan upaya mewujudkan generasi emas Banda Aceh.

Ia juga menambahkan, pendidikan anti korupsi sangat penting untuk ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, agar mereka menjadi agen perubahan yang melawan korupsi di lingkungan sekitarnya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan JMS dapat memeberikan pemahaman yang lebih dalam kepada seluruh peserta tentang pentingnya mendukung program pencegahan korupsi. Lanjutnya, ia mengharapkan peserta dapat menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya lingkugan sekolah yang lebih baik.

Kegiatan Pembinaan Sanggar Seni Tradisional Kota Banda Aceh Ditutup

Banda Aceh – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Teuku Erwin Irham SP M.Si menutup kegiatan Pembinaan Sanggar Seni Tradisional Kota Banda Aceh yang bertempat di Aula UPTD Tekkomdik Banda Aceh (01/11/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Kebudayaan, Kabid Pembinaan Ketenagaan, kepala sekolah, ketua sanggar, Ketua Dewan Kesenian Banda Aceh Bapak Herman, dan Maestro Tari Aceh Ibu Marliah Usman.

Sekdis Dikbud Banda Aceh dalam arahannya menyampaikan agar semua peserta yang telah mengikuti pembinaan bisa mengajarkan ilmu yang didapatkan kepada siswa di sekolah.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh peserta agar mempunyai peranan penting dalam pelestarian seni budaya Aceh khususnya Tari Ranup Lampuan.

Pada kesempatan lain, Kabid Kebudayaan Husni Alamsyah mengharapkan kepada seluruh sanggar SMP yang mengikuti pembinaan agar menampilkan Tari Ranup Lampuan jika ada tamu khusus yang berkunjung ke sekolah.

kedepannya, Tari Ranup Lampuan akan diperlombakan beriringan dengan tarian lainnya dengan harapan Tarian Ranup Lampuan akan menjadi warisan budaya khusunya Kota Banda Aceh. harapnya,

Bunda PAUD Banda Aceh Lepas Tim Drumband SD dan SMP Menuju Lhokseumawe

Banda Aceh – Bunda PAUD Kota Banda Aceh Yekki Yasmin S.Si M.Si didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd melepas secara resmi keberangkatan tim drumband SD Negeri 22, SD Negeri 24, dan SMP Negeri 17 Kota Banda Aceh ke ajang Piala Walikota Lhokseumawe 2024 (30/10/2024).

Acara pelepasan berlangsung di Disdikbud Banda Aceh. Turut hadir Ketua DWP Disdikbud Banda Aceh Ny. Maisarah Sulaiman Bakri, Kepala Sekolah, para orangtua, peserta, dan segenap staf dilingkungan Disdikbud.

Dalam sambutannya, Yekki Yasmin mengharapkan perwakilan Kota Banda Aceh dapat menjadi juara pada ajang bergengsi tersebut. “Semoga meraih prestasi terbaik sehingga dapat mengharumkan nama Banda Aceh”, ujarnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada para peserta lomba untuk menyiapkan mental, semangat, dan fisik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Karena menurutnya, tanpa ada usaha maksimal tidak akan ada hasil yang maksimal.

Sulaiman Bakri selaku Ketua PDBI (Persatuan Drumband Indonesia) Banda Aceh berharap para atlet dapat menjaga kondisi kesehatan agar tampil prima dan berkonsentrasi penuh selama mengikuti kejuaraan.

“Tetap semangat, jaga kesehatan, dan kekompakan karena lomba drum band ini adalah lomba kekompakan gerak maupun pengaturan irama. Jaga konsentrasi, dan semoga mendapatkan hasil yang terbaik,” tegasnya.

Sekretaris Disdikbud Buka Kegiatan Pembinaan Sanggar Seni Tradisional Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Teuku Erwin Irham membuka kegiatan Pembinaan Sanggar Seni Tradisional Kota Banda Aceh yang bertempat di Aula UPTD Tekkomdik Banda Aceh (30/10/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal, Kepala UPTD Tekkomdik, dan kepala sekolah SMP.

Kabid Kebudayaan Husni Alamsyah S.Sos selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan Pembinaan Sanggar Seni Tradisional Kota Banda Aceh bertemakan “Melalui Sanggar Kita Lindungi dan Lestarikan Seni Budaya Aceh yang Berkarakter” akan dilaksanakan selama tiga hari (30, 31 Oktober dan 1 November 2024) yang diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari ketua sanggar dan pelatih sanggar seluruh sanggar SMP Kota Banda Aceh.

Sekretaris Disikbud Banda Aceh Teuku Erwin Irham SP M.Si sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Terlebih kegiatan Pembinaan Sanggar Seni Tradisional Kota Banda Aceh akan sangat berdampak pada pelestarian seni tradisi budaya Aceh.

“Kita masyarakat Aceh berkewajiban melestarikan seni tradisi dan budaya Aceh, jangan sampai hilang di telan waktu.” Tegasnya.

Kegiatan tersebut bertujuan membangkitkan kembali minat guru dan siswa melestarikan seni tradisi budaya masyarakat Aceh.

Kadisdikbud dan BPMP Aceh Pantau ANBK SD

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd didampingi Kabid Pembinaan SD Jailani Yusti S.Ag M.Pd dan perwakilan dari BPMP Aceh melakukan monev ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) ke SD Negeri 16 dan SD Negeri 69 Banda Aceh (28/10/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Kadisdikbud Kota Banda Aceh turut memotivasi para peserta ANBK untuk tetap semangat mengikuti asesmen.

“Persiapkan diri dengan baik, istirahat yang cukup, sarapan, dan jangan lupa untuk minta doa kepada orang tua agar dapat mengikuti ANBK ini dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia memastikan seluruh proses ANBK tingkat SD di Banda Aceh berjalan dengan baik. Ia berharap, ANBK mampu menghasilkan data yang akurat mengenai kompetensi siswa, di mana ANBK sebagai pengganti ujian nasional yang sebelumnya menjadi penilaian akhir bagi siswa.

Dua SMP Banda Aceh Kembali Ukir Prestasi Nasional

Banda Aceh – Dua sekolah jenjang SMP di Kota Banda Aceh yaitu SMPN 1 dan SMPN 10 kembali mengukir prestasi di Tingkat Nasional dengan mendapatkan penghargaan sebagai Sekolah terbaik Apresiasi Giat UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) Adaptif Merdeka (SMPN 1) dan Absolute Winner OHSN 2024 (Siswi SMPN 10). Atas capaian ini, Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya menyampaikan apresiasinya.

Ade Surya mengatakan penghargaan ini untuk menjadi cambuk bagi kita semua agar pendidikan di Kota Banda Aceh terus membaik.

“Ini tidak mungkin tercapai kalau kita tidak sungguh-sungguh melakukan perubahan dalam bidang pendidikan sesuai dengan konteks kekinian,” ungkap Ade Surya pada hari Minggu (27/10/2024).
Sementara Itu, Kepala Disdikbud Banda Aceh Sulaiman Bakri didampingi Kabid pembinaan SMP Evi Susanti menjelaskan bahwa penghargaan bergengsi tingkat nasional yaitu Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka adalah program unggulan yang diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan kecakapan berbahasa di kalangan pelajar, guru dan masyarakat luas.

Lebih lanjut, Evi mengatakan UKBI merupakan tes standar untuk mengetahui tingkat kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia. UKBI memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas bahasa Indonesia serta penggunaan dan pengajarannya, tetapi juga untuk memupuk sikap positif dan rasa bangga bangsa Indonesia terhadap bahasanya.

Dalam hal ini, SMP Negeri 1 Kota Banda Aceh pada tahun 2024 ini kembali mengulang prestasi yang telah diperoleh sejak tahun 2021 di mana berhasil mendapatkan predikat 25 sekolah terbaik Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka Tahun 2024 dari 169 sekolah yang mengikuti seleksi UKBI di tingkat nasional dan merupakan satu-satunya sekolah yang berasal dari Provinsi Aceh.

Selanjutnya, Prestasi lainnya juga diraih oleh siswa SMPN 10 Kota Banda Aceh atas nama Nanda Alzakia yang berhasil meraih prestasi menjadi Absolute Winner Tingkat Nasional pada Olimpiade Hari Santri Nasional (OHSN) Tahun 2024 cabang lomba Sejarah Kebudayaan Islam. Absolute Winner adalah peraih nilai tertinggi dan hanya berhak disandang oleh 1 orang di setiap kategori lomba.

Sulaiman Bakri menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang luar biasa kepada pihak sekolah dalam hal ini kepada kepala sekolah, guru, siswa serta orangtua yang terus bersinergi dan berkolaborasi untuk membuka kesempatan seluas-luasnya dan memfasilitasi peserta didik dalam mengembangkan potensi dan talenta yang mereka miliki sehingga prestasi demi prestasi dapat diraih.
“Hal ini membuktikan bahwa sesungguhnya anak-anak didik kita adalah anak-anak hebat yang memiliki segudang talenta/bakat/minat, jika kita fasilitasi maka Insyaa Allah mereka akan terus menjadi anak-anak yang membanggakan,” ujar Kepala Disdikbud Banda Aceh Sulaiman Bakri.

“Kami juga mendorong dan mensupport sekolah-sekolah lainnya baik jenjang SD dan SMP di Banda Aceh untuk terus berbuat yang terbaik bagi peserta didik sehingga prestasi lainnya terus diukir oleh sekolah-sekolah yang ada di Kota Banda Aceh. Beri kesempatan pada peserta didik untuk mengikuti ajang kompetisi apapun sesuai dengan bakat dan minat yang mereka miliki,” tambahnya.

Disdikbud Launching Empat Program Unggulan SMPN 7 Banda Aceh

Banda Aceh – Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Evi Susanti, S.Pd, M.Si., me-launching empat Program Unggulan SMP Negeri 7 Banda Aceh. Acara yang dihadiri oleh Kabid DLHK Bidang Tata Lingkungan, Ir. Cut Safarina Yulianti, ST, MM. MT., Ketua Komite SMPN 7 Banda Aceh, Burhana, S.T., Pengawas Pembina, Abri Yani, M.Pd dan perwakilan orang tua dari masing-masing paguyuban kelas sebanyak 21 rombel kelas (21/10/2024).

Keempat program yang akan diluncurkan adalah program Adiwiyata, program wajib yaitu P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan, subtema Proses Pemilahan Sampah untuk kelas VII dan dengan tema Kearifan lokal dengan subtema Kuliner Khas Aceh, program Literasi dan Numerasi dan yang terakhir program Mak ngon Ayah Saweu Sikula.

Dalam sambutannya, Evi Susanti, S.Pd, M.Si mengungkapkan Disdikbud Banda Aceh akan sangat mendukung setiap program yang dijalankan di SMP Negeri 7. Menurutnya, SMP Negeri 7 adalah salah satu sekolah yang paling diminati di Kota Banda Aceh.

“SMP Negeri 7 adalah salah satu sekolah yang paling diminati, dan sangatlah bagus ada beberapa program unggulan yang akan dijalankan di SMPN 7, seperti program literasi dan numerasi, serta program Mak ngon Ayah Saweu Sikula. Kegiatan tersebut merupakan hal yang baik, selama ini mungkin orang tua agak takut jika dipanggil ke sekolah namun dengan kegiatan tersebut orang tua juga dapat berkolaborasi dengan sekolah,” ujarnya dengan tegas.

Sebelumnya, yang bertindak sebagai pembina upacara, Ir. Cut Safarina Yulianti, ST, MM. MT. memberikan selamat atas capaian SPN 7 Banda Aceh yang telah meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi dan ikut melantik pengurus Adiwiyata SMPN 7 Banda Aceh tahun 2024/2025 bersama Kepala SMPN 7 Banda Aceh, Kumaidi, S.Pd.I. dan Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh yang disaksikan oleh seluruh tamu dan siswa yang hadir.

“Selamat kepada SMP Negeri 7 Banda Aceh yang telah menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, namun jangan berbangga tetap konsisten dan menjadi lebih baik lagi dan dapat meraih Adiwiyata Tingkat Nasional,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala SMPN 7 Banda Aceh memaparkan berbagai program unggulan yang telah berjalan di SMPN 7 Banda Aceh.

“Beberapa program unggulan yang sudah berjalan dengan baik di SMPN 7 Banda Aceh, namun ada beberapa program baru yang membutuhkan kolaborasi antara sekolah dan para orang tua dalam menyukseskan program ini, InsyaAllah demi mewujudkan SMPN 7 menjadi lebih baik lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan Literasi dan Numerasi di SMPN 7 Banda Aceh merupakan hal wajib dilasanakan pada salah satu hari di SMPN 7, tidak hanya bagi peserta didik namun juga setiap guru juga harus membiasakan membaca atau berliterasi.

“SMPN 7 Banda Aceh punya Kelas Literasi yang berfokus dalam hal menulis Cerpen yang dimentori oleh seorang guru yang ahli dalam bidangnya. Dari kelas literasi tersebut akan menghadirkan sebuah buku antologi cerpen karya peserta didik SMPN 7 Banda Aceh.” Pungkasnya.

PENDEKAR KOTA Peningkatan Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pendidikan yang berkualitas  memerlukan  kepatuhan  terhadap  standar kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Banda Aceh, terdapat tantangan terkait  kedisiplinan  yang  berdampak  pada  pelayanan pendidikan.

Proyek “PENDEKAR KOTA” merupakan  proyek Peningkatan  Kinerja  Pendidik  dan  Tenaga Kependidikan  di Kota  Banda  Aceh  hadir  untuk  mengatasi  masalah  ini dengan  mengembangkan  aplikasi  Sinan  Sikula  yang  dilengkapi  fitur “Face  Recognition.”  Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan validitas data, serta mendukung pembayaran tunjangan yang lebih akurat. Penerapan  sistem  ini diharapkan meningkatkan  kualitas  layanan Pendidikan, peserta  didik  merasa  lebih  terlayani dan  rapor pendidikan  Kota  Banda  Aceh  membaik. 

Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menjelaskan penambahan fitur Face Recognition untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dirancang untuk menindaklanjuti Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018  tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Serta Surat Edaran MenPAN RB Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kewajiban Menaati Ketentuan Jam Kerja Bagi Aparatur Sipil Negara.

Ia juga menambahkan demi mewujudkan peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh, kedisiplinan dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan harus terus dievaluasi dan dilakukan inovasi dalam rangka optimalisasi layanan pendidikan

Adapun tujuan diterapkannya Proyek “PENDEKAR KOTA” ini adalah untuk meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan melalui pengembangan aplikasi Sinan Sikula (Sistem Layanan Informasi Sekolah) dengan strategi utama yaitu penyediaan fitur “Face Recognition” fitur ini akan membantu dalam memantau kedisiplinan PTK secara real-time. Proyek ini banyak mendapat dukungan dan apresiasi dari pemerhati pendidikan dan masyarakat/orangtua siswa.

Manfaat yang diharapkan dari penerapan sistem ini yaitu diperolehnya data real-time terkait kedisiplinan PTK, validitas data untuk pembayaran berbagai jenis tunjangan PTK (Sertifikasi, TPP, dan Tamsil) dan peningkatan kinerja PTK.

Kami berharap program ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Banda Aceh dan seluruh Stakeholder terkait demi penerapan dan keberlangsungan proyek perubahan ini.

Kadisdikbud Banda Aceh Launching PENDEKAR KOTA

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd melaunching PENDEKAR KOTA (Peningkatan Kinerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kota Banda Aceh) dan Penandatanganan Komitmen Bersama Stakeholder di Aula UPTD Tekkomdik Banda Aceh (14/10/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan MPD, BKPSDM, Diskomenfotik Kota Banda Aceh , dan Para Kabid, Pejabat Fungsional Disdikbud, dan Seluruh kepala sekolah Se-Kota Banda Aceh.

Pelaksanaan Lounching PENDEKAR KOTA ini adalah untuk menambah beberapa fitur baru dari aplikasi Sinan Sikula yang berfokus pada kedisiplinan, Keakuratan Data, Keterbukaan Data, dan Kecepatan Data tentang pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Banda Aceh yang berdampak pada pelayanan Pendidikan yang bermutu.

Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd menjelaskan penambahan Fitur Face Recognition pendidik dan tenaga kependidikan ini sudah dirancang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab seorang GTK yang berpedoman pada Permendikbud dan Menpan RB.

Ia juga menambahkan demi mewujudkan peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh, kedisiplinan dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan harus terus di evaluasi dan dilakukan Inovasi dalam rangka optimalisasi layanan pendidikan.

“Dengan penerapan sistem ini, kami berharap kualitas pendidikan meningkat, peserta didik merasa lebih terlayani dan masyarakat bisa memantau perkembangan pelaksanaan PBM disekolah2, serta Rapor pendidikan Kota Banda Aceh terus membaik.” Harapnya.