Wujudkan Banda Aceh Kota Beradab dan Berilmu, Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal Apresiasi Karya Maestro LK Ara

Berita Mar 28, 2026

JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dengan pembangunan sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan kembali ditegaskan. Hal tersebut mengemuka dalam acara peluncuran dan diskusi buku antologi puisi karya penyair legendaris asal Aceh, LK Ara, yang bertajuk “Syair Riwaayat Sultanah Safiatuddin” dan “Restu”, bertempat di PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Sabtu (28/03/2026).

Hadir mewakili Wali Kota Banda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, membacakan sambutan tertulis Wali Kota terkait pentingnya karya literasi dalam menjaga martabat bangsa.

Dalam penyampaiannya, Sulaiman Bakri menjelaskan bahwa Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal sejatinya sangat berkeinginan hadir langsung di lokasi acara untuk memberikan dukungan kepada sang maestro. Namun, dikarenakan adanya panggilan tugas mendadak dari kementerian, Illiza menugaskan Kadisdikbud untuk menyampaikan pesan pentingnya kepada publik sastra di Jakarta.

“Ibu Wali Kota menyampaikan permohonan maaf karena agenda mendesak di kementerian. Beliau sangat menitikberatkan bahwa sosok Sultanah Safiatuddin yang diangkat dalam puisi LK Ara adalah simbol kebijakan dan keteguhan,” ujar Sulaiman Bakri saat membacakan sambutan tersebut.

Lebih lanjut, melalui narasi yang dibacakan Sulaiman, Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa visi kepemimpinannya di Banda Aceh saat ini sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh Sultanah Safiatuddin.
“Syair ini menjadi penguatan nilai-nilai sejarah bagi kita semua. Komitmen saya adalah membawa Banda Aceh tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat, persis seperti perjuangan para pemimpin perempuan Aceh di masa lalu,” tegas Illiza dalam sambutan tertulisnya.

Penampilan Sulaiman Bakri di forum bergengsi tersebut juga menjadi bukti kedekatan Pemerintah Kota Banda Aceh dengan dunia literasi dan kebudayaan. Kehadiran Kadisdikbud ini sekaligus menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pelestarian sejarah Aceh melalui medium seni dan sastra.

‎Acara yang diselenggarakan oleh Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) ini Bertempat di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, turut dihadiri oleh berbagai tokoh sastra nasional seperti Jose Rizal Manua dan kritikus Narudin Pituan. Keberhasilan LK Ara menyandingkan era Sultanah Safiatuddin dengan kepemimpinan Illiza Sa’aduddin Djamal saat ini dinilai sebagai jembatan zaman yang menginspirasi generasi muda Aceh untuk terus melek literasi dan sejarah.