
Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka kegiatan Profiling Guru dalam Program Guru Berdaya Kota Banda Aceh yang dilaksanakan di Hotel Rasalama, Selasa (10 Februari 2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas dan profesionalisme guru.
Arahan sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh, Ibu Illiza Sa’aduddin Djamal. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa guru merupakan pilar utama dalam membangun generasi masa depan Kota Banda Aceh.
“Guru yang berdaya akan melahirkan peserta didik yang unggul. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen penuh mendukung program yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme guru. Profiling ini menjadi langkah penting agar kebijakan pendidikan yang kita ambil benar-benar berbasis data dan kebutuhan nyata,” tutur Wali Kota.
Pembukaan kegiatan diawali dengan laporan panitia yang sekaligus disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan profiling ini bertujuan untuk memetakan kompetensi, potensi, serta kebutuhan pengembangan guru secara menyeluruh. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam merancang program peningkatan kapasitas guru yang lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan setiap guru mendapatkan dukungan pengembangan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Profiling ini bukan sekadar pendataan, tetapi fondasi untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat,” ujar Sulaiman Bakri.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan mitra pendidikan, di antaranya Asisten Pemerintah Kota Banda Aceh, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ketua Komisi IV DPRK Kota Banda Aceh, para Kepala UPTD, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh, Senior Director Putra Sampoerna Foundation, serta Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran.
Peserta kegiatan terdiri dari seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP beserta para Wakil Kepala Sekolah se-Kota Banda Aceh. Kehadiran para pimpinan satuan pendidikan ini menunjukkan keseriusan dalam mendukung program penguatan mutu guru di daerah.
Adapun tujuan utama kegiatan Profiling Guru dalam Program Guru Berdaya ini adalah memetakan kompetensi, potensi, dan kebutuhan pengembangan guru secara komprehensif; menyediakan data yang akurat sebagai dasar perencanaan program peningkatan kapasitas guru yang tepat sasaran dan berkelanjutan; serta mendorong penguatan profesionalisme guru guna meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap terwujudnya sistem pengembangan guru yang lebih terstruktur, berbasis data, dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh.
