Disdikbud Kota Banda Aceh Menyegel Sekolah

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh melakukan penyegelan terhadap tiga sekolah yang mengabaikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan virus Covid-19 yang masih belum berakhir.
 
Penyegelan tersebut didasari Keputusan Wali Kota Banda Aceh terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) di setiap sekolah dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, cek suhu tubuh dan menjaga jarak (Physical Distancing).
 
Sebelumnya pihak Disdikbud Kota Banda Aceh juga telah menyarankan agar semua sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan, dan warga sekolah pun telah menyatakan bersedia.
 
Tiga sekolah yang tidak mengindahkan seruan dan Prokes yaitu SD Negeri 14, SD Negeri 46, dan SD Muhammadiyah 2 Kota Banda Aceh.
 
Kadis Dikbud Kota Banda Aceh Dr. Saminan Ismail, M. Pd mengatakan, Disdikbud telah melakukan evaluasi selama sepekan terhadap SD Negeri 46 Desa Rukoh, SD Negeri 14 Pango Raya dan SD Muhammadyah 2 di Blower untuk mengindahkan segala Keputusan Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM. Namun, Ketiga sekolah tersebut ternyata tidak mengikuti dengan benar dan dinilai telah mengabaikan protokol kesehatan hasil Keputusan Walikota Banda Aceh.
 
“Tindakan yang kami ambil (menyegel) untuk menghindari adanya klaster baru di lingkungan pendidikan (sekolah), maka untuk sementara sekolah yang tidak mematuhi prokes kita segel (tutup), sembari menunggu kebijakan baru”. Ungkapnya. 
Read More

Wali Kota Banda Aceh Tinjau Sekolah Tatap Muka Hari Pertama

Banda Aceh – Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banda Aceh mulai menerapkan pembelajaran tatap muka semester genap tahun pelajaran 2020/2021, Senin (4/1/2021).

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman didampingi Kadis Pendidikan Saminan dan jajaran, Kepala BPBD Rizal Abdillah, Ketua MPD Kota Banda Aceh, Salman Ishak dan Kabag Humas Said Fauzan turun langsung memantau sekolah tatap muka hari pertama ini di SDN 67 Percontohan dan SMP 19 Percontohan Banda Aceh di Lamlagang.

Kata Wali Kota, kehadirannya ingin memastikan seperti apa kegiatan ini berjalan sesuai dengan rencana dimana sekolah harus benar-benar dapat menjalankan sesuai keputusan bersama Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.

Pantauan di lokasi, saat tiba di SDN 67 wali kota dan rombongan disambut kepala sekolah dan dewan guru. Begitu tiba di sekolah ini Aminullah langsung mengecek sejumlah wastafel portabel sebagai salah-satu fasilitas yang wajib disediakan pihak sekolah. Usai mencuci tangan dengan sabun yang telah tersedia di tempat tersebut, ia bergegas menuju ke ruang kelas.

Ia terlihat berbincang-bincang dengan guru dan sejumlah murid yang semuanya menggunakan masker dan faceshield.

Kepada awak media yang mewawancarainya, wali kota mengatakan seluruh sekolah SD dan SMP di Banda Aceh mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka mulai hari ini.

“Namun dilakukan dengan penerapan prokes ketat. Sekolah harus memastikan anak-anak disiplin dan patuh. Saya lihat mereka bisa melakukannya, mulai memasuki pekarangan mereka sudah jaga jarak, cuci tangan, kemudian pakai masker dan faceshield. Di kelas juga mereka diatur jaraknya,” kata Aminullah.

Lanjutnya, proses belajar tatap muka ini tidak diikuti oleh semua murid, tujuannya agar tidak terjadi kerumunan.
“Hari ini misalnya, murid yang hadir 50% dari jumlah keseluruhan. Sisanya mereka mengikuti proses belajar besoknya, diatur shiftnya,” ungkap wali kota.

Seperti di SDN 67, dari 348 jumlah murid, yang mengikuti proses belajar tatap muka pada hari pertama hanya setengahnya, sisanya akan mengikuti besok pagi.

Kata Aminullah, pemantauan akan terus dilakukan setiap saat dan dirinya terus mengingatkan pihak sekolah, terutama guru memantau seluruh peserta didik agar tidak melakukan pelanggaran prokes.

“Bukan hanya di sekolah ini saja, sekolah lain dalam seluruh wilayah kota akan kita pantau terus. Jika nanti ada kasus covid, akan kita evaluasi dan bisa saja sekolah kita tutup kembali. Jadi kita minta semua pihak harus mematuhi prokes agar bisa berjalan sukses,” kata mantan Dirut Bank Aceh ini.

Ia berharap kondisi Covid-19 di ‘Kota Gemilang’ terus membaik agar semua tingkatan sekolah bisa diselenggarakan pembelajaran tatap muka.

“Alhamdulillah tingkat kesembuhan Covid-19 di Banda Aceh 94%, diatas rata-rata angka kesembuhan dunia, nasional dan provinsi. Kita harap kondisi ini terus membaik. Saat ini kita di zona orange. Kita targetkan di akhir Januari bisa ke zona kuning atau hijau sehingga semua jenjang sekolah bisa kita jalankan belajar tatap muka, termasuk PAUD,” tambahnya. (bandaacehkota.go.id)

Read More

Siswi SMPN 1 Kota Banda Aceh Juara Lomba Baca Puisi RRI

Banda Aceh – Andi Nasywa Ruri Nafisa, siswi SMPN 1 Banda Aceh terpilih sebagai juara 1 lomba baca puisi yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Banda Aceh. Adapun  juara 2 dan 3 secara berturut-turut diperoleh oleh siswa dari MTs Perguruan Mu’alliman dan SMPN 3 Langsa. Kegiatan lomba tingkat Provinsi ini dilaksanakan secara virtual. Seluruh peserta yang mengikuti lomba ini harus mengirimkan video pembacaan puisi kepada panitia dengan tidak mengedit audio-visualnya. Hal tersebut dilaporkan melalui telpon oleh Kepala SMPN 1 Banda Aceh Drs. Bustami.

Pada pengumuman yang disiarkan secara live streaming oleh Programa 1 RRI Banda Aceh pada tanggal 30 Desember 2020 pukul 20.30 WIB, selain menetapkan tiga pemenang, dewan juri turut memilih tujuh pembaca puisi terbaik dari seluruh peserta yang mendaftar. Adapun penyerahan hadiah lomba akan dilaksanakan pada 4 Januari 2021 mendatang.

Read More

Banda Aceh Pilot Project Program Sekolah Penggerak di Indonesia

Banda Aceh – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memilih Banda Aceh sebagai salah-satu pilot project Program Sekolah Penggerak di Indonesia.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Sabtu (26/12/2020) mengatakan dirinya menyambut baik program ini dan akan berupaya keras mewujudkan program tersebut berjalan maksimal di Banda Aceh.

“Tentunya kita menyambut baik program ini. Ini menjadi sebuah kepercayaan dari Kemendikbud yang harus kita jalankan,” kata Aminullah.

Lanjutnya, Program Sekolah Penggerak menjadi program yang selaras dengan visi misi Kota Banda Aceh di sektor pendidikan, dimana Pemko dibawah kepemimpinan Aminullah-Zainal Arifin ingin mewujudkan pemerataan mutu seluruh sekolah di dalam wilayah ‘Kota Gemilang’.

“Ini sejalan dengan cita-cita kita yang ingin adanya pemerataan mutu sekolah. Nantinya tidak ada lagi istilah sekolah-sekolah tertentu yang menjadi favorit, karena semua sekolah termasuk di pinggiran kota kualitasnya sama. Sekolah di pusat kota dan sekolah di pinggiran sama kualitasnya. Anak-anak kita akan memiliki kesempatan yang sama mendapatkan kualitas pendidikan,” tambah mantan Dirut Bank Aceh ini.

Untuk merealisasikan Program Sekolah Penggerak tersebut, wali kota mengatakan Pemko melalui Disdikbud akan terus menjalankan berbagai kebijakan, diantaranya peningkatan kualitas SDM guru dan fasilitas di sekolah-sekolah.

Sementara itu, Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Saminan mengungkapkan usai mempresentasikan wajah pendidikan Banda Aceh di Jakarta beberapa waktu yang lalu, Banda Aceh kemudian dipilih sebagai salah-satu pilot project Program Penggerak Sekolah di Indonesia.

“Ada beberapa indikator yang dilihat. Kemudian kita termasuk salah-satu pilot project. Ada 100 Kab/Kota di Indonesia yang dipilih dari 512 yang menyampaikan presentasi di Kemendikbud,” kata Saminan.

“Secara nasional akan terlibat 2.800 sekolah dari 100 kab/kota. Di Banda Aceh sendiri untuk tahap awal kita akan menyiapkan empat SMP, delapan SD dan dua PAUD,” ungkap Saminan.

Lanjutnya, pada Januari 2021 nanti dijadwalkan wali kota akan menandatangani MoU dengan Kemendikbud untuk menjalankan program ini.

Melalui Program Sekolah Penggerak ini nantinya diharapkan adanya pengembangan hasil belajar siswa secara Holistik dengan mewujudkan profile pelajar pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM kepala sekolah dan guru yang unggul.

Program ini terdiri dari lima intervensi yang saling keterkaitan yaitu: pendampingan konsultasi dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan dengan berbasis data, dan digitalisasi sekolah.

Dengan demikian diharapkan akan memberi imbas kepada sekolah-sekokah lainnya, sehingga mutu pendidikan di Kota Banda Aceh diharapkan akan terus meningkat. (newsbandaaceh.com)

Read More

KOTA BANDA ACEH DISIAPKAN UNTUK PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK OLEH KEMDIKBUD

Banda Aceh – Kota Banda Aceh ditetapkan sebagai salah satu daerah yang disiapkan untuk melaksanakan Program Sekolah Penggerak oleh Kemdikbud RI.

Program ini mendapat sambutan yang cukup baik oleh Pemko Banda Aceh. Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, S.E. Ak. MM menjelaskan program ini sejalan dan relevan dengan Visi Misi Pemerintah Kota Banda Aceh yaitu Banda Aceh Gemilang Dalam Bingkai Syariah. Dengan Meningkatkan dan Pemerataan Mutu Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, sehingga anak-anak Kota Banda Aceh mendapat pendidikan yang layak dan lebih baik demikian Aminullah Usman menjelaskan.

Selanjutnya Kadisdikbud Kota Banda Aceh Dr. Saminan. M.Pd, melalui sekretaris disdikbud Sulaiman Bakri, S.Pd. M.Pd menjelaskan program Sekolah Penggerak ini diharapkan oleh pemerintah adanya pengembangan hasil belajar siswa secara Holistik dengan mewujudkan profile pelajar pancasila yang mencakup kopetensi dan karakter yang diawali dengan SDM kepala sekolah dan guru yang unggul.

Program sekolah penggerak ini terdiri dari lima intervensi yang saling keterkaitan yaitu: pendampingan konsultasi dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan dengan berbasis data, dan digitalisasi sekolah.

Dengan demikian program sekolah penggerak ini diharapkan nantinya akan memberi imbas kepada sekolah-sekolah lainnya, sehingga mutu pendidikan di Kota Banda Aceh menjadi lebih baik. Demikian Sulaiman Bakri S.Pd. M.Pd sekdisdik Kota Banda Aceh menjelaskan.

Read More

Pemenang Lomba Atletik Jenjang SD Piala Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh memberikan uang pembinaan dan trophi kepada pemenang lomba atletik yang diselenggarakan di Stadion Harapan Bangsa. Turut dihadiri oleh Kadis Pemuda Dan Olahraga Kota Banda Aceh, Sekretaris Disdikbud, serta Kabid Pembinaan SD dan SMP yang bertempat di halaman Disdikbud.

Dalam arahannya, Kadis Disdikbud, Dr Saminan M Pd, menjelaskan bahwa lomba tersebut dilaksanakan dalam rangka melahirkan anak didik sebagai atlet yang berprestasi ditingkat provinsi maupun nasional.

“ini merupakan salah satu konsep yang memungkinkan melahirkan atlet berprestasi dan akan membawa Kota Banda Aceh menjadi lebih Gemilang.” Ucapnya.

Ia juga melanjutkan, bahwasanya akan melakukan kerjasama dengan Dinas Pemuda Dan Olahraga Kota Banda Aceh dalam memajukan prestasi cabang atletik. Anak-anak yang menang nantinya akan dibina oleh Dispora Kota Banda Aceh untuk menjadi atlet profesional.

“Kita sudah melakukan kerjasama dengan Dispora untuk membina anak-anak kita guna mencetak atlet yang membanggakan Kota Banda Aceh nantinya.” Ungkapnya.

Rencananya, Piala Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh nantinya di tahun selanjutnya akan dilaksanakan dua kali dalam setahun.

Berikut kami lampirkan daftar pemenang Lomba Atletik Piala Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh

NAMA PEMENANG LOMBA ATLETIK 
PIALA KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BANDA ACEH
LARI ESTAFET PUTRA (4 X 100 M)
No. NAMA SEKOLAH JUARA HADIAH PEMBINAAN
1 SD NEGERI 31 BANDA ACEH I 800 TROPY + PIAGAM
2 SD NEGERI 60 BANDA ACEH II 600 TROPY + PIAGAM
3 SD NEGERI 1 BANDA ACEH III 400 TROPY + PIAGAM
4 SD NEGERI 28 BANDA ACEH HARAPAN I TROPY + PIAGAM
5 SD NEGERI 8 BANDA ACEH HARAPAN II TROPY + PIAGAM
6 SD NEGERI 55 BANDA ACEH HARAPAN III TROPY + PIAGAM
LARI 60 M PUTRA
No. NAMA SEKOLAH JUARA HADIAH PEMBINAAN
1 SD NEGERI 31 BANDA ACEH I 500 TROPY + PIAGAM
2 SD NEGERI 46 BANDA ACEH II 400 TROPY + PIAGAM
3 SD NEGERI 62 BANDA ACEH III 300 TROPY + PIAGAM
4 SD NEGERI 28 BANDA ACEH HARAPAN TROPY + PIAGAM
5 SD NEGERI 43 BANDA ACEH HARAPAN II TROPY + PIAGAM
6 SD NEGERI 1 BANDA ACEH HARAPAN III TROPY + PIAGAM
LARI 60 M PUTRI
No. NAMA SEKOLAH JUARA HADIAH PEMBINAAN
1 SD NEGERI 31 BANDA ACEH I 500 TROPY + PIAGAM
2 SD KEUMALA BHAYANGKARI II 400 TROPY + PIAGAM
3 SD NEGERI 41 BANDA ACEH III 300 TROPY + PIAGAM
4 SD NEGERI 1 BANDA ACEH HARAPAN TROPY + PIAGAM
5 SD NEGERI 44 BANDA ACEH HARAPAN II TROPY + PIAGAM
6 SD NEGERI 46 BANDA ACEH HARAPAN III TROPY + PIAGAM
Read More

“Putri Siak Diculik oleh Raja Aceh” di Pembukaan Rakernas JKPI

Siak, Datariau.com– Pembukaan Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke VIII di Siak Sri Indrapura dimulai pada Minggu, 20 Desember 2020. Serangkaian acara seremoni hingga tarian daerah ditampilkan menyambut semua delegasi kabupaten/kota yang hadir.

Sanggar Tasek Seminai dari Kabupaten Siak berhasil mencuri perhatian para peserta yang hadir di dalam Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II, tak terkecuali Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

“Sebuah cerita menarik di Rakernas JKPI. Ada tarian yang menceritakan penculikan Putri Siak oleh Raja Aceh. Tarian ini mengisahkan perasaan individual. Namun, di luar itu kita punya hubungan baik dengan Siak sejak zaman kesultanan,” ungkap Aminullah usai menikmati acara.

Amatan tim Humas, tema tari yang ditampilkan adalah peninggalan sejarah yang jauh sebelum adanya Kerajaan Siak yakni Gasib di mana ada seorang putri raja yang cantik jelita, Putri Kaca Mayang.

Mengutip riau.antaranews.com, tarian tersebut lebih mengedepankan tentang konflik batin yang dirasakan sang putri. Kondisinya merasa terkungkung dan sedih karena peristiwa yang sedang dialaminya yang ingin memberontak namun tak ia mampu.

Angan Putri Kaca Mayang untuk kembali ke Tanah Gasib setelah diculik Raja Aceh seakan mustahil. Walau akhirnya ia berhasil kembali meski dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Berdasarkan cerita itu karya ini digarap dalam tatanan gerak Melayu yang masih berkembang di Riau hingga saat ini, seperti lenggang dan silat, serta didukung oleh properti berupa rangkaian bambu membentuk segitiga.

“Ini merupakan simbol dari konflik yang saling terkait antara tiga insan yaitu Putri Kacang Mayang, Raja Aceh dan Raja Gasib. Kini makam Putri Kacang Mayang telah menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup sering dikunjungi di kabupaten siak,” jelas Andrio yang akrab dipanggil Papa Doyok ini.

Terkisah kecantikan Putri Kaca Mayang yang tiada tara telah terdengar di segala penjuru negeri. Hal ini menimbulkan hasrat para raja-raja di zaman itu untuk mempersunting sang putri untuk dijadikan permaisuri, termasuk Raja Aceh.

Prahara dimulai ketika Raja Aceh mengutus panglimanya untuk masuk meminang sang putri di Kerajaan Gasib. Namun, pinangan ini ditolak sehingga membuat Raja Aceh begitu murka sehingga Putri Kaca Mayang diculik hingga sampai ke Tanah Aceh.

Menyiasati hal ini Raja Gasib tidak tinggal diam, dan diutus lah seorang panglima bernama Jimbam untuk merebut dan membawa kembali sang putri. Usaha untuk menumpaskan raja Aceh berhasil dilakukan, hanya saja takdir berkata lain.

Kondisi sang putri terlalu lemah dan akhirnya dalam perjalanan pulang, sang putri menghembuskan nafas terakhir. Jasadnya di masukkan ke dalam peti kaca, hingga tiba di Kerajaan Gasib.

Acara juga menampilkan tarian kreasi dari daerah Palembang, Belitung Timur, dan Kota Bogor. Dalam acara pembukaan ini pun menampilakan Mars JKPI dan pagelaran budaya lainnya. (datariau.com)

Read More

Disdikbud Terima Bantuan 1500 Masker dari Pegadaian Syariah

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menerima bantuan 1500 masker dari Pegadaian Syariah Cabang Aceh yang bertempat di Aula Disdikbud (15/12/2020).

Bantuan masker diserahkan oleh Kabag CSR Pegadaian Kanwil I Medan, Nurul Asniar, melalui Marketing Executive Pegadaian Syariah Aceh, Hurul Maqsura, yang diterima oleh Sekretaris Disdikbud Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd, M.Pd yang didampingi Kabid SD Jailani Yusti S. Ag, M.Pd. dan Kabid SMP Evi Susanti S.Pd, M.Si.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh melalui Sekretaris Sulaiman Bakri S.Pd, M.Pd sangat mengapresiasi Pegadaian Syariah atas partisipasi dan kepeduliannya dalam membantu melengkapi atribut protokol kesehatan serta pendidikan di Kota Banda Aceh.

“Kami dari Disdikbud Kota Banda Aceh mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pegadaian Syariah atas bantuan dan partisipasinya terhadap Pendidikan di Kota Banda Aceh saat pandemi Covid-19 ini.” Ujarnya.

Bantuan 1500 masker ini untuk mendukung program Germas Provinsi Aceh dan juga Program Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menyambut pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Masker ini nantinya akan didistribusikan ke sekolah-sekolah SD dan SMP di Kota Banda Aceh.

Saat ini Disdikbud Kota Banda Aceh sedang melaksanakan uji coba PTM dengan protokol kesehatan yang ketat  guna mencegah penularan covid-19 . Sehingga nantinya pada saat pembelajaran tatap muka di awal tahun ajaran baru yang diperkirakan 4 Januari 2021, sekolah-sekolah di Kota Banda Aceh siap melaksanakan PTM sesuai keputusan dari empat Menteri dan juga atas persetujuan Pemerintah Kota Banda Aceh setelah melakukan evaluasi menyeluruh tentang penyebaran covid-19.

Selanjutnya Disdikbud terus berusaha mencukupi semua kebutuhan atribut protokol kesehatan di sekolah-sekolah sesuai arahan Walikota Banda Aceh dan Ketua DPRK Kota Banda Aceh dengan membuat SOP (Standard Operating Procedure) pembelajaran tatap muka bagi sekolah. Juga membentuk tim pengawasan dan pelaksanaan simulasi dengan melibatkan Puskesmas setempat dan tim pencegahan Covid-19.

“Alhamdulillah saat ini sekolah-sekolah sudah siap melaksanakan PTM dan mudah-mudahan keadaan Kota Banda Aceh terus membaik sehingga PTM ini berjalan seperti yang kita”. Harapnya.

Read More

Lalai Terapkan Prokes, Disdikbud Banda Aceh Tegur Beberapa Sekolah

Banda Aceh – Akibat lalai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menegur beberapa sekolah.Kelalaian tersebut terungkap selama uji coba belajar tatap muka sejak pekan lalu. Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh, Dr Saminan Ismail MPd sebagaimana dilansir antaranews.com pada Senin (7/12) di Banda Aceh.

“Kita sudah dapat beberapa yang masih lalai menerapkan prokes, dan sudah kita berikan teguran untuk diperbaiki,” ujar Saminan. 

Saminan mengatakan, ada beberapa sekolah di Banda Aceh menganggap prokes itu bukan hal yang harus diutamakan, namun setelah diberikan teguran sudah diperbaiki sesuai anjuran pemerintah.

“Untuk jumlah sekolah baik dasar (SD) maupun menengah (SMP) yang melanggar belum tercatat, tetapi sebagiannya sudah menjalankan prokes secara baik,” tambah Saminan. 

Saminan menyampaikan, jika uji coba belajar tatap muka ini berjalan baik, maka akan terus dilanjutkan hingga usai libur tahunan pada awal 4 Januari 2021 mendatang. 

“Sekarang anak-anak sedang ujian, setelah libur nanti kita tetap upayakan belajar tatap muka berlanjut mulai 4 Januari, tetapi tetap juga menunggu keputusan dari pemerintah,” sebut Saminan. 

Saminan menuturkan, sesuai dengan arahan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, ketika tenaga pengajar sudah mampu menjalankan prokes dengan baik di sekolah-sekolah, maka belajar tatap muka tetap dilanjutkan meskipun masih berstatus zona orange COVID-19 seperti hari ini. 

“Kita tetap melakukan belajar tatap muka pada sekolah yang sudah mampu menjalankan prokes, tetapi jika belum mampu tidak diizinkan,” pungkas Saminan. (acehsiana.com)

Read More

Plt Sekda Kota Banda Aceh Menutup Lomba Tahfizh Quran

Banda Aceh – Lomba tahfizh Quran tingkat SD dan SMP se Kota Banda Aceh telah selesai dilaksanakan di Mesjid Al Badar Gampong Baru Kecamatan Kuta Alam (04/12/2020). Acara tersebut ditutup oleh Plt Sekda Kota Banda Aceh, Muzakkir Tuloet, yang dihadiri oleh Wakil DPRK Kota Banda Banda Aceh, Isnaini Husda, ketua MPD Kota Banda Aceh Salman Ishak, Camat Kuta Alam, para Kepala Sekolah, Keuchik Kampung Baru, Imam Mesjid Al-Badar, serta masyarakat yang turut meramaikan penutupan tersebut.

Dalam laporan kepanitiaan, Dr Saminan MPd, selaku Kadis Disdikbud Kota Banda Aceh menjelaskan, kegiatan lomba tahfizh Quran telah melalui proses penyeleksian yang dimulai dari sekolah masing-masing, lalu dilanjutkan dengan mengikuti tahap final yang mana tiap sekolah hanya mengirimkan peserta terbaik di setiap katagori lomba. Kegiatan ini dilaksanakan guna membentuk Karakter Islami bagi siswa/i di Kota Banda Aceh serta memenuhi pencapaian RPJM Disdikbud pada program Diniyah, dimana setiap lulusan SD minimal sudah menghafal satu juz dan lulusan SMP di Kota Banda Aceh sudah menghafal minimal dua juz.

Plt Sekda Kota Banda Aceh yang juga mewakili Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia dan Disdikbud yang telah menyelenggarakan lomba tahfizh Quran ini . Menurutnya, dengan diadakannya lomba tersebut akan menumbuhkan minat anak untuk terus menghafal Quran sampai 30 juz. Selain sebagai ajang kompetisi, lomba tahfiz Quran merupakan perpanjangan tangan pemerintahan Kota Banda Aceh yang diamanahkan kepada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh dalam melahirkan 1000 tahfizh di Kota Banda Aceh.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Selain sudah berjalan tiap tahunnya, acara seperti ini tentunya akan mencetak generasi penghafal Quran di Kota Banda Aceh yang gemilang.” Tuturnya.

Ia juga berpesan kepada kepala sekolah, orang tua dan juga guru pembimbing supaya lebih giat lagi dalam melatih anak untuk hafalan mereka dan jangan sampai teknologi lebih dikuasai oleh siswa dibandingkan hafalan dan pemahaman Quran.

“Zaman sekarang anak-anak lebih cenderung menguasai teknologi dibandingkan dengan menghafal Quran, ini yang sangat disayangkan. Namun dengan adanya program seperti ini, sepertinya akan menumbuhkan semangat anak-anak untuk menghafal Quran. Mari sama-sama kita dukung kegiatan yang sangat positif seperti ini, mudah-mudahan bisa memudahkan jalan kita nanti di hari kelak”. Tutupnya.

DAFTAR PEMENANG

LOMBA TAHFIDZ AL-QUR’AN JENJANG SD KOTA BANDA ACEH TAHUN 2020

No

Nama

Asal Sekolah

Jumlah Nilai

Peringkat

I.

Kategori Hafidz 1 Juz Putra

1.

AHMAD SYAUQI AL BARRA

SDTQ Nurun Nabi Banda Aceh

98

Juara I

2.

M. SYAUQI SYAMIL

SDIT Nurul Ishlah

97,5

Juara II

3.

ABDUL AALA THASDEEQUE

SD Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School

92

Juara III

II.

Kategori Hafidz 1 Juz Putri

1.

WIDYA FITBRIYANA

SD Negeri 8 Banda Aceh

98,5

Juara I

2.

QONITA ZAFIRAH

SD Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh

97,5

Juara II

3.

KHAIRUNNISA

SD Negeri 20 Banda Aceh

96

Juara III

III.

Kategori Hafidz 2 Juz Putra

1.

SAMI YUSUF

SD Negeri 16 Banda Aceh

95

Juara I

2.

SALMAN AL-FARISI

SD Negeri 54 Banda Aceh

94,5

Juara II

3.

YAHTA

SD Negeri 68 Banda Aceh

90,5

Juara III

IV.

Kategori Hafidz 2 Juz Putri

1.

NABILA ASYIFA

SD Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh

94,5

Juara I

2.

RISKA AMILIA

SD Ilmu Al-Qur’an (SDIQ) Insan Mulia Banda Aceh

94

Juara II

3.

KAYSA SHAHIRA

SD Islam Qur’ani Banda Aceh

92,5

Juara III

V.

Kategori Hafidz 3 Juz Putra

1.

FATHAN AKBAR

SD Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh

98

Juara I

2.

AFIF RAHMAN

SD Negeri 9 Banda Aceh

96,5

Juara II

3.

MUHAMMAD AFIF RIZKI

SD Islam Qur’ani Banda Aceh

96

Juara III

VI.

Kategori Hafidz 3 Juz Putri

1.

HAFIZATUN QURANI

SD Negeri 9 Banda Aceh

95

Juara I

2.

CUT AFIFAH RAUDAH

SD Islam Qur’ani Banda Aceh

92,5

Juara II

3.

CUT NAJLA

SD IT Nurul Ishlah

90

Juara III

DAFTAR PEMENANG

LOMBA TAHFIDZ AL-QUR’AN JENJANG SMP KOTA BANDA ACEH TAHUN 2020

 

No

Nama Asal Sekolah

Jumlah Nilai

Peringkat

I.

Kategori Hafidz 2 Juz Putra

1.

NAUFAL AZKA SMPTQ BAITUSSHALIHIN ULEE KARENG  

Juara I

2.

CANDRA MAULANA SMP NEGERI 16 BANDA ACEH  

Juara II

3.

MUHAMMAD FALERY SMP NEGERI 3 BANDA ACEH  

Juara III

         
         
II. Kategori Hafidz 2 Juz Putri
1. NAWAL ZAIKA FITRIANY SMP ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH   Juara I
2. CUT ALIFA ALYANA SMP  IT NURUL ISHLAH   Juara II
3. SITI AISYAH SOFIA SMP NEGERI 16 BANDA ACEH   Juara III
         
III. Kategori Hafidz 3 Juz Putra
1. MAISURI DAVA ALBANI SMPTQ BAITUSSHALIHIN ULEE KARENG   Juara I
2. ZAKIYUL KHATIB SMP INSHAFUDDIN BANDA ACEH   Juara II
3. M. RAFIF ALFATA SMP  IT NURUL ISHLAH   Juara III
         
         
IV. Kategori Hafidz 3 Juz Putri
1. NURUL HIDAYATI SMP ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH   Juara I
2. AISHA ZAHIDA MARTUNIS SMP  IT NURUL ISHLAH   Juara II
3. AISYAH YUMNA KAMILA SMP NEGERI 1 BANDA ACEH   Juara III
         
         
V. Kategori Hafidz 5 Juz Putra
1. DARIS AL-MUFLICH SMPTQ BAITUSSHALIHIN ULEE KARENG   Juara I
2. ZEFRAN AZIS SMP FATIH BILINGUAL SCHOOL   Juara II
3. REZA FAHMI SMP  ISLAM IBNU KHALDUN BANDA ACEH   Juara III
         
VI. Kategori Hafidz 5 Juz Putri
1. ZACHLA AZKIA MAKHRAJA SMP  IT NURUL ISHLAH   Juara I
2. SALSABILA RISKA MADINA SMP NEGERI 19 BANDA ACEH   Juara II
3. ZALFAA ZAHIRAH BRILLIANT SMP ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH   Juara III
Read More