Disdikbud Kota Banda Aceh Launching Sekolah Ramah Anak

Banda Aceh – Sebagai upaya mempercepat kemajuan mutu pendidikan di Aceh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh difasilitasi Save Education Aceh (SEA) bekerjasama dengan PPPPTK TK PLB dan Dinas Pendidikan Aceh menyelenggarakan kegiatan Diklat Program Sekolah Ramah Anak.

Tiga sekolah ramah anak itu masing-masing pada SD Negeri 25, SD Negeri 20 da n SD Negeri 56 Kota Banda Aceh.

Pembukaan program ini telah digelar secara serentak ditiga sekolah target dipusatkan di SD Negeri 25 Banda Aceh secara resmi dibuka oleh Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakry MPd, Senin (11/10/2021).

Launching sekolah ramah anak disaksikan Tim PPPPTK TK PLB Kemendikbudristek RI, Dinas Pendidikan Aceh, Majelis Pendidikan Daerah Kota Banda Aceh, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banda Aceh, CEO SEA, Komisi IV DPRK, Kepala SD Negeri 25, 20 dan 56 Kota Banda Aceh serta undangan lainnya.

Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakry dalam sambutannya mengatakan, program ini sangat mendukung agar seluruh SD dan SMP di Banda Aceh dapat melaksanakan Program Sekolah Ramah anak dan Inklusi secara menyeluruh.

“Mari bersama bahu membahu kita atasi melalui pola peningkatan koordinasi baik dengan Kementerian, Petik, PKLB, Disdik Aceh, Disdik kabupaten/kota, sekolah dan masyarakat,” kata Sulaiman.

Dikatakannya, dengan adanya program ini kita berharap terciptanya sekolah yang ramah untuk semua anak-anak Indonesia terutama di Kota Banda Aceh.

Read More

Kunjungan Kerja Tim Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh Ke Disdikbud

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd menerima kunjungan kerja Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh beserta Wakil Ketua, Anggota Komisi, dan Kepala Sekretariat MPD di Ruang Rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Kamis 7 Oktober 2021.

Ketua MPD Kota Banda Aceh Dr. H. Salman Ishak, M.Si menyampaikan bahwa tujuan kunjungan kerja MPD ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh adalah untuk mendapatkan informasi-informasi kekinian atau isue strategis pendidikan di Kota Banda Aceh. Selain itu MPD juga ingin meningkatkan sinergitas, koordinasi, dan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh untuk kemajuan pendidikan di Kota Banda Aceh.

Bapak Sulaiman Bakri yang didampingi oleh Sekretaris Disdikbud, Kabid Pembinaan SMP, Kasubag Umum Kepegawaian dan Aset, serta Pengawas SD, memaparkan banyak hal terkait program, kegiatan, dan beberapa permasalahan yang ada dalam penyelenggaraan pendidikan. Diantaranya adalah tentang keberlangsungan pembelajaran di masa pandemi Covid-19, kondisi anggaran selama masa pandemi Covid-19, program sekolah penggerak, penyusunan Perwal Kurikulum Diniyah, aplikasi Sinan Sikula, mutasi kepala sekolah dan guru, kunjungan Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, capaian SNP, dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Pada kesempatan pertemuan kunjungan kerja ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga mendapatkan banyak saran dan pendapat dari para anggota Komisi di MPD terkait kerjasama dengan LPTK untuk SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal), pendampingan pada program guru penggerak, perhatian khusus kepada guru Bimbingan Konseling, peningkatan fungsi Komite Sekolah, peningkatan mutu guru PAI, serta melibatkan MPD dalam berbagai kegiatan maupun monev yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Banda Aceh beserta Ketua MPD bersama-sama menyampaikan harapan bahwa kedua intansi dan lembaga ini terus menjadi mitra yang solid dan selalu mendukung program-program yang memang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh. Ketua MPD menyampaikan bahwa MPD hadir untuk membantu Pemerintah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh juga memohon dukungan penuh dari MPD untuk seluruh program dan kebijakan yang dijalankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.

Read More

3 Sekolah Kota Banda Aceh Menjadi Pilot Project Program Sekolah Ramah Anak

Banda Aceh – Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi bidang PPPPTK TK PLB bekerjasama dengan Save Education Aceh (SEA) Dan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Rakornas Program Sekolah Ramah Anak atau Child Friendly School dan menetapkan 3 (tiga) sekolah target yaitu SD Negeri 20, SD Negeri 25, dan SD Negeri 56 Kota Banda Aceh.

Aishah, S.Pd.,M.Pd yang merupakan Founder Save Education Aceh menjelaskan program ini didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh dan menggandeng Tim Terapis Autis Dinas Pendidikan Aceh. Rakornas ini telah digelar secara daring dan dibuka langsung oleh Kepala Pusat PPPPTK TK PLB, Bapak Drs. Abu Khaer, M.Pd.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh Bapak Sulaiman Bakri, S. Pd., M. Pd yang diwakili oleh Kabid Pembinaan SD Bapak Jailani Yusti menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh mendukung penuh penyelenggaran program sekolah ramah anak di Kota Banda Aceh.

“Untuk saat ini sekolah-sekolah yang ada dibawah naungan Disdikbud Kota Banda Aceh semua telah menjalankan program ini dan juga Kota Banda Aceh saat ini merupakan salah satu kota Layak anak Tingkat Madya yang dinilai oleh Kementrian Perlindungan Perempuan dan Anak. Sehingga sejalan dengan kegiatan yang sedang kita ikuti ini.” Tegasnya.

Selanjutnya pada kesempatan ini Aishah juga menjelaskan ada 3 sekolah target sebagai pilot project untuk program sekolah ramah anak. Dengan adanya programnya ini akan mewujudkan kualitas pendidikan di Aceh. Dan Save Education Aceh sebagai lembaga yang akan menjalankan program ini akan bekerjasama dengan SD Negeri 20, SD Negeri 25, dan SD Negeri 56 Kota Banda Aceh. Pada Rakornas ini, PPPTK TK PLB Mengundang Pakar Pendidikan Inklusi Prof. David Evans PhD dari University Of Sidney untuk memberikan paparan terkait “Creating Welcoming School in Aceh” sebagai bentuk sosialisasi program sekolah ramah di Aceh.

Dalam Rakornas ini, Ibu Aishah juga turut menyampaikan materi perkembangan implementasi pendidikan inklusif di Aceh dan harapannya dengan adanya program ini akan meningkatkan pemahaman budaya dan praktik inklusif oleh guru-guru disekolah ramah anak. Kegiatan ini diakhiri dengan penandatangan kesepakatan komitmen mewujudkan sekolah ramah anak.

Read More

Kunjungan Dirjen PAUD-Dikdasmen ke SMP Negeri 2 Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dirjen PAUD-Dikdasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI, Jumeri mengunjungi SMP Negeri 2 Kota Banda Aceh sebelum bertolak kembali ke Jakarta (06/10/2021).

Dalam kunjugannya, Jumeri, juga didampingi oleh Direktur SMA Suhartono Arham, Kepala LPMP Aceh, Kepala BPPAUD Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri.

Ia membahas tentang sekolah penggerak yang ada di Kota Banda Aceh agar mencapai target dalam memajukan pendidikan dan kualitas sekolah di Kota Banda Aceh pada umumnya.

Ia juga melakukan diskusi dengan kepala sekolah penggerak jenjang SD dan SMP yang membahas tentang peranan sekolah dan guru dalam memajukan pendidikan di Kota Banda Aceh.

Read More

Wali Kota Sambut Dirjen PAUD-Dikdasmen di Pendopo

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyambut kedatangan Dirjen PAUD-Dikdasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI, Jumeri di pendopo wali kota, Selasa (5/10/2021).

Selain Jumeri, hadir juga dari Kemendikbud Ristek, Direktur SMA Suhartono Arham, Kepala LPMP Aceh dan Kepala BPPAUD Aceh.

Bersama Dirjen dan jajaran, dalam kesempatan ini hadir juga anggota Komisi X DPR-RI yang juga mantan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Wali Kota Aminullah didampingi Kadisdikbud Kota Sulaiman Bakri menyambut baik kedatangan Dirjen dan jajaran ke Banda Aceh. Ia mengapresiasi keseriusan pihak Kementerian Pendidikan itu, membangun komunikasi dalam rangka membahas strategi-strategi guna meningkatkan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh.
“Meski untuk level Provinsi, mutu pendidikan Banda Aceh jauh lebih baik dari daerah lain di Aceh, tapi kita terus berupaya, bekerja keras agar mutunya terus meningkat setara daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Aminullah.

Dalam kesempatan ini juga, wali kota meminta Dirjen dapat menyampaikan ke Menteri Nadiem Makarim tentang kebutuhan fasilitas dalam rangka mendukung meningkatnya kualitas pendidikan.
“Ada beberapa permintaan kami, seperti anggaran DAK kita mohon bisa digunakan untuk program-program bangunan gedung baru, tidak dibatasi hanya untuk rehab,” kata wali kota.

Kemudian wali kota juga meminta pemenuhan peralatan TIK untuk tingkat SD dan SMP.

Selain itu, peningkatan kapasitas SDM guru juga menjadi poin yang dibahas dalam pertemuan ini. Wali Kota berharap, Kemendikbud Ristek ikut menganggarkan dana peningkatan kapasitas dan kualitas guru Banda Aceh untuk dikirim ke luar daerah.
“Kita ingin ada semacam pelatihan atau peningkatan mutu guru. Kita pilih guru-guru terbaik kita kirim ke luar daerah kemudian kembali ke sini dan ikut memberikan ilmunya kepada guru-guru yang lain,” kata Aminullah.

Tidak hanya itu, program sekolah penggerak juga dibahas. Saat ini di Banda Aceh sudah ada 9 sekolah penggerak, yakni empat SD, tiga SMP dan dua PAUD

Program sekolah penggerak ini akan terus dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak kementerian agar berjalan sesuai dengan target yang diinginkan, dimana keberadaan sekolah-sekolah tersebut bisa berdampak pada meningkatnya kualitas sekolah-sekolah lain di Banda Aceh.

Sementara itu, Dirjen PAUD-Dikdasmen Jumeri mengatakan akan menyampaikan langsung permintaan wal kota ke Menteri Nadiem Makarim.
“Ini apa yang menjadi masukan, permintaan Pak Wali kita sampaikan langsung ke Mas Menteri,” ujarnya.

Ia berharap, kolaborasi pemerintah daerah dengan pusat akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan. (diskominfo.bandaacehkota.go.id)

Read More

Kadis Dikbud Kota Banda Aceh Membuka Workshop Pendidikan Inklusi

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, membuka Workshop Pendidikan Inklusi dalam peningkatan kompetensi guru dalam memahami keberagaman peserta didik dan kemampuan mengadaptasi kurikulum sesuai kebutuhan peserta didik (5 – 7 Oktober 2021) oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) yang dilaksanakan di SD Negeri 10 Banda Aceh (05/10/2021).

Workshop tersebut juga dihadiri oleh dewan guru SDN 10 Kota Banda Aceh yang berjumlah 22 peserta dan kepala sekolah SDN 10 Kota Banda Aceh, Mukhlis.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menjelaskan bahwa workshop tersebut dilaksanakan untuk menjawab permasalahan dan kendala Guru dalam meningkatkan literasi anak selama pandemi Covid-19 yang terjadi pada kota Banda Aceh.

“Proses pembelajaran tatap muka di sekolah sudah lama vakum, 1,5 tahun anak-anak belajar daring di rumah. Pelatihan ini untuk mengingatkan kembali para guru tentang metode pembelajaran yang baik yang menyentuh langsung pada pemberian motivasi anak untuk kembali belajar dengan sempurna karena pada saat pembelajaran daring mempunyai kendala yang beragam.” Jelasnya.

Ia juga berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti workshop tersebut untuk bisa mengejar ketertinggalan siswa dalam mendalami materi yang selama ini diajarkan secara daring.

“Oleh sebab itu dengan pelatihan ini guru dapat memberikan formula pembelajaran yang tepat dengan keberagaman cara belajar siswa sehingga dapat mengimbangi ketertinggalan pendalaman materi belajar akibat covid19.” Harapnya.

Read More

Kadis Dikbud Kota Banda Aceh Memimpin Rapat Kerja Sekolah Penggerak

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, memimpin rapat kerja sekolah penggerak (4 – 6 Oktober 2021) yang diikuti oleh empat sekolah yaitu SDN 24, SDN 26, SDN 54, dan Fatih Bilingual School yang dilaksanakan di Hall Fatih Bilingual School (04/10/2021). Turut hadir dalam rapat tersebut pengawas sekolah lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.

Dalam arahannya, Bapak Sulaiman Bakri, mengharapkan kepada seluruh guru yang hadir agar tidak mencampur urusan pribadi dan sekolah serta profesional dalam menjalankan tugas sebagai guru.

“Letakkan dulu urusan pribadi anda di sekolah, utamakan program sekolah penggerak. bekerjalah dengan profesional.” Harapnya.

Ia juga menegaskan agar sekolah penggerak bisa menjadi referensi pendidikan bagi sekolah yang lain, terutama sekolah di Kota Banda Aceh.

“Saya mengharapkan kepada bapak/ibu semua agar sekolah penggerak ini menjadi contoh bagi sekolah yang lain. jangan sampai sekolah penggerak dikalahkan oleh sekolah yang bukan penggerak.” tegasnya.

Read More

Kadis Dikbud Dampingi Wali Kota Tinjau Pelaksanaan ANBK di SMPN 2

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meninjau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPN 2, Kecamatan Kuta Alam, Senin (4/10/2021).

ANBK adalah program penilaian terhadap mutu yang dimiliki oleh satuan pendidikan. ANBK resmi menjadi pengganti UNBK dan resmi diluncurkan pada 2019 sebagai satu produk dari Merdeka Belajar dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim.

Menurut wali kota, ANBK ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kualitas pendidikan di sekolah. “Nanti akan dibuat rating-nya, sehingga kita akan tahu tingkat kemajuan dunia pendidikan kita,” ujarnya.

Ia pun berharap, para siswa bisa menjawab soal-soal ANBK dengan baik, sehingga mutu pendidikan Banda Aceh juga akan semakin baik. “Tetap semangat dan serius ya ananda semua, walaupun ini bukan menjadi acuan utama kelulusan sebagaimana UNBK dulu,” ujarnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, Kadis Dikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri menjelaskan pelaksanaan ANBK jenjang SMP dibagi menjadi dua gelombang yaitu tanggal 4 dan 5 Oktober, diikuti oleh 5 sekolah dan gelombang kedua tanggal 6 dan 7 Oktober, diikuti oleh 31 sekolah yang diwakili oleh 45 siswa kelas delapan.

Pada pelaksanaan hari pertama, secara umum seperti dikatakan oleh wali kota berjalan dengan baik, namun ada beberapa kendala teknis yaitu berupa error server pusat atau down server sehingga siswa/i harus menunggu untuk masuk ke aplikasi tersebut.

“Semoga besok pada hari kedua pelaksanaan ANBK, sistem aplikasi tersebut bisa lebih baik lagi agar siswa bisa berkonsentrasi penuh,” harap Sulaiman saat mendampingi Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman. (diskominfo.bandaacehkota.go.id)

Read More

Delapan Kepala Sekolah Dilantik Di Lingkungan Disdikbud Kota Banda Aceh

Delapan Kepala Sekolah (Kepsek) di Lingkungan Disdikbud Kota Banda Ace, Rabu (29/9/2021) dilantik dan diambil sumpah bertempat di Aula Tekkomdik Disdikbud Kota Banda Aceh.

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu dilaksanakan berdasarkan Keputusan Wali Kota Banda Aceh Nomor 1222 Tahun 2021 Tanggal 28 September 2021 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Adapun prosesi pelantikan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd, atas nama Wali Kota Banda Aceh disaksikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdikbud Kota Banda Aceh, Jailani Yusti, S.Ag, M.Pd, dan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Disdikbud Kota Banda Aceh, Evi Susanti, S.Pd, M.Si.

Wali Kota Banda Aceh dalam arahannya yang disampaikan oleh Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd mengucapkan selamat kepada Kepala Sekolah yang baru dilantik serta menyampaikan terimakasih kepada Kepala Sekolah sebelumnya atas dedikasinya bagi dunia Pendidikan di Kota Banda Aceh.

Menurutnya pelantikan adalah hal yang biasa dilakukan sebagai upaya pemerataan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh.

“Pelantikan adalah hal yang biasa dilakukan, maka dari itu setiap saat kita harus siap ditempatkan dimana saja dan kapan saja demi pemerataan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh,” terangnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada Kepala Sekolah yang baru dilantik agar bekerja maksimal dan memiliki loyalitas yang tinggi serta harus punya kompetensi.

“Selaku pempinan tertinggi di sekolah, mohon dipelajari dan dihayati kompetensi kepala sekolah,” pintanya.

Selain itu, ia juga berharap bagi mereka yang dilantik agar dapat menjalankan Amanah yang diberikan sebagai Kepala Sekolah dengan baik.

“Mudah mudahan amanah yang diberikan bisa dijalankan dengan baik dan bisa dipertanggung jawabkan baik terhadap atasan maupun kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara pelantikan itu, Sekretaris BKPSDM Kota Banda Aceh, Muliadi, SH, MH, Kabid Mutasi Promosi dan Informasi BKPSDM Kota Banda Aceh, Azanasrianty, SH, MH, unsur Pengurus Majelis Pendidikan Daerah Kota Banda Aceh Drs. H. Sofyan Sulaiman, serta sejumlah Kabid dan Kasi Disdikbud Kota Banda Aceh.

Adapun nama-nama Kepala Sekolah yang dilantik sebagai berikut:

  1. Edaswati, S.Pd.AUD, sebagai Kepala Sekolah pada TK Negeri 2 Disdikbud Kota Banda Aceh
  2. Tuti Martiani Ningsih, sebagai Kepala Sekolah pada SD Negeri 6 Disdikbud Kota Banda Aceh
  3. Harjumaidah, S.Pd, sebagai Kepala Sekolah pada SD Negeri 40 Disdikbud Kota Banda Aceh
  4. Bakhtiar, S.Pd, M.Pd, sebagai Kepala Sekolah pada SD Negeri 53 Disdikbud Kota Banda Aceh
  5. Erna Wirda, S.Pd, M.Pd, sebagai Kepala Sekolah pada SD Negeri 67 Disdikbud Kota Banda Aceh
  6. Nurdin, S.Ag, M.Pd, sebagai Kepala Sekolah pada SMP Negeri 9 Disdikbud Kota Banda Aceh
  7. Sukmawati, S.Pd, M.Pd, sebagai Kepala Sekolah pada SMP Negeri 19 Disdikbud Kota Banda Aceh
  8. Qadarusmi, S.Si, M.Pd, sebagai Kepala Sekolah pada SMP Negeri 17 Disdikbud Kota Banda Aceh

(bkpsdm.bandaacehkota.go.id)

Read More

Sulaiman Bakri S.Pd M.Pd Ketua Umum PDBI Kota Banda Aceh 2021-2025

Banda Aceh – Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Banda Aceh Sabtu 25 September 2021 melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) dengan agenda pemilihan pengurus baru masa bakti 2021-2025 di Aula Tekkomdik Disdikbud Kota Banda Aceh.

Muscab PDBI ini dibuka langsung oleh Ketua KONI Kota Banda Aceh Hamdani Basyah, S.H. yang dihadiri oleh pengurus PDBI Provinsi Aceh, Sekretasis KONI Kota Banda Aceh dan Ketua Umum PDBI Kota Banda Aceh 2017-2021 .serta seluruh ketua club Drum Band/Pengurus yang ada di Kota Banda Aceh.

Dalam arahannya ketua KONI Kota Banda Aceh Hamdani meminta siapa pun nanti yang terpilih menjadi ketua umum diharapkan untuk dapat terus meningkat lagi prestasi dari sebelumnya.

“Selama ini prestasi Drum Band Kota Banda Aceh begitu baik dan terakhir kemarin lolosnya Banda Aceh ke PORA 2022, oleh sebab itu setelah nanti setelah adanya susunan pengurus baru menjadikan cabang Drum Band nantinya menjadi cabang andalan Kota Banda Aceh di event-event Provinsi, Nasional dan Internasional.” Ungkapnya.

Hamdani juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada ketua umum beserta pengurus yang lalu atas kerja kerasnya sehingga cabang olahraga Drum Band ini berprestasi baik di Banda Aceh.

Sementara itu Ketua Umum Terpilih dalam rapat Pleno masa Bakti 2021-2025 Sulaiman Bakri, S.Pd. M.Pd yang juga sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh dalam pidato pertamanya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban tugas amanah sebagai Ketua Umum PDBI Kota Banda Aceh 2021-2025 dan memohon arahan, dukungan serta bimbingan dari semua pihak agar PDBI Kota Banda Aceh dapat meraih prestasi untuk Banda Aceh Gemilang.

“Tugas pertama kita bersama tim Formatur secepatnya menetapkan susunan pengurus baru masa bakti 2021-2025 agar terus dapat bekerja karena tugas lain yang sudah menunggu didepan mata yaitu meraih medali sebanyak-banyaknya di PORA 2022 nanti. Tekad ini baru bisa kita raih dengan kerja keras dan sungguh-sungguh dari kita semua.” Pungkasnya.

Buah Naga Buah Semangka
Dimakan isi tinggal Cangkangnya
Meski kita dalam Suka Duka
Persatuan Jangan Hilang.

Read More